<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>An Nahdhah</title>
	<atom:link href="http://nahdhah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nahdhah.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Oct 2007 09:56:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nahdhah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>An Nahdhah</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nahdhah.wordpress.com/osd.xml" title="An Nahdhah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nahdhah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>INGKAR SUNNAH</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/27/ingkar-sunnah/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/27/ingkar-sunnah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 10:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA['Aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/27/ingkar-sunnah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Syamsuddin Ramadhan Kehujjahan sunnah sebagai dalil syara&#8217; telah ditetapkan berdasarkan dalil-dalil qath&#8217;iy yang menuturkan tentang kenabian Mohammad saw.  Selain itu, keabsahan sunnah sebagai dalil juga ditunjukkan oleh nash-nash qath&#8217;iy yang menyatakan, bahwa beliau saw tidak menyampaikan sesuatu (dalam konteks syariat) kecuali berdasarkan wahyu yang telah diwahyukan.  Semua peringatan beliau saw adalah wahyu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=14&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Oleh : Syamsuddin Ramadhan</span></em></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></em></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></em></p>
<p><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>Kehujjahan sunnah sebagai dalil syara&#8217; telah ditetapkan berdasarkan dalil-dalil qath&#8217;iy yang menuturkan tentang kenabian Mohammad saw.<span>  </span>Selain itu, keabsahan sunnah sebagai dalil juga ditunjukkan oleh nash-nash qath&#8217;iy yang menyatakan, bahwa beliau saw tidak menyampaikan sesuatu (dalam konteks syariat) kecuali berdasarkan wahyu yang telah diwahyukan.<span>  </span>Semua peringatan beliau saw adalah wahyu yang diwahyukan.<span>   </span>Oleh karena itu, sunnah adalah wahyu dari Allah swt, dari sisi maknanya saja, tidak lafadznya.<span>   </span>Sunnah adalah dalil syariat tak ubahnya dengan al-Quran.<span>   </span>Tidak ada perbedaan <span> </span>antara al-Quran dan Sunnah dari sisi wajibnya seorang Muslim mengambilnya sebagai dalil syariat.<span>   </span>Ketentuan semacam ini didasarkan pada nash-nash berikut ini:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَا ءَاتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ<span id="more-14"></span></span><span><span>          </span>&#8220;Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.&#8221;[al-Hasyr:7]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا</span><span><span>          </span>&#8220;Barangsiapa yang menta`ati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menta`ati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta`atan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka&#8221;.[al-Nisaa': 80]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ</span><span><span>          </span>&#8220;maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih&#8221;. [al-Nuur:63]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا</span><span><span>          </span>&#8220;Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu&#8217;min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu&#8217;min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata&#8221;.[al-Ahzab:36]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا</span><span><span>          </span>&#8220;Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya&#8221;.[al-Nisaa':65]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ</span><span><span>          </span>&#8220;Katakanlah: &#8220;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.&#8221; Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;.[Ali Imron:31]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا</span><span><span>          </span>&#8220;Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur&#8217;an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya&#8221;.[al-Nisaa':59]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ayat-ayat di atas tsubut dan dilalahnya qath&#8217;iy.<span>   </span>Dilalah ayat di atas menunjukkan dengan sangat jelas, wajibnya kaum Muslim mengambil sunnah sebagai dalil syariat, tak ubahnya dengan al-Quran.<span>  </span>Siapa saja yang menolak menjadikan sunnah sebagai dalil syariat, alias ingkar sunnah, tidak diragukan lagi, ia telah terjatuh kepada kekafiran.[Taqiyyuddin al-Nabhani, al-Syakhshiyyah al-Islaamiyyah, juz 3, hal. 68]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Tidak boleh dinyatakan, bahwa kita hanya berpegang teguh kepada al-Quran saja, dan tidak perlu memakai sunnah lagi; dengan alasan al-Quran telah sempurna, jelas, dan menjelaskan segala sesuatu.<span>  </span>Sebab, kenyakinan semacam ini justru akan berakibat munculnya penolakan terhadap penjelasan-penjelasan Rasulullah saw terhadap al-Quran.<span>   </span>Dengan kata lain, akan muncul penafsiran-panafsiran pribadi yang bertentangan dengan penjelasan Rasulullah saw.<span>   </span>Atas dasar itu, menolak sunnah –baik yang menyeluruh maupun sebagian— sama artinya menolak al-Quran itu sendiri.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Argumentasi Para Penolak Sunnah (Ingkar Sunnah)</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span><strong>Pertama, </strong>mereka menyatakan<strong>, </strong>bahwa agama harus dibangun di atas dalil yang pasti (menyakinkan).<span>  </span>Apabila kita mengambil dan memakai sunnah, berarti, landasan agama Islam tidak lagi pasti.<span>  </span>Al-Quran yang dijadikan landasan agama bersifat pasti.<span>   </span>Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">الم(1)ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ(2)</span><span><span>          </span>&#8220;Alif, Laam, Miim. Kitab (Al Qur&#8217;an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.&#8221;[al-Baqarah:1-2]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ هُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ إِنَّ اللَّهَ بِعِبَادِهِ لَخَبِيرٌ بَصِيرٌ</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>&#8220;Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Qur&#8217;an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya&#8221;.[Fathiir:31]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Selanjutnya, mereka menyatakan, bahwa hadits itu terbagi menjadi dua, mutawatir dan ahad.<span>  </span>Hadits mutawatir jumlahnya sangat sedikit, dan selebihnya adalah hadits ahad.<span>  </span>Sedangkan hadits ahad hanya menghasilkan dzann (dugaan kuat) belaka, dan tidak menghasilkan keyakinan. Jika landasan agama berujud gabungan antara yang pasti (qath&#8217;iy) dan dugaan (dzanniy), hasilnya akan dzanniy juga.<span>  </span>Sebab, gabungan antara yang pasti dan tidak pasti adalah ketidakpastian juga.<span>   </span>Padahal al-Quran telah mencela orang-orang yang menggunakan dzan dan meninggalkan yang pasti. Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;color:black;font-family:'Traditional Arabic';"><strong>وَمَا يَتَّبِعُ أَكْثَرُهُمْ إِلَّا ظَنًّا إِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ</strong></span><span><span>        </span>“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.”[Yunus:36]</span><span style="font-size:12pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"><strong> </strong></span><span style="font-size:16pt;color:black;font-family:'Traditional Arabic';"><strong>وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا</strong></span><span style="font-weight:normal;font-size:12pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span>        </span>“..Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) `Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa….”[al-Nisâ’:157]</span><span style="font-size:16pt;color:black;font-family:'Traditional Arabic';" dir="rtl"><strong> </strong></span><span style="font-size:16pt;color:black;font-family:'Traditional Arabic';"><strong>إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا</strong></span><span style="font-weight:normal;font-size:12pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span>        </span>“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”[al-Nisâ’:116]</span><span style="font-weight:normal;font-size:12pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;color:black;font-family:'Traditional Arabic';"><strong>كَذَلِكَ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ حَتَّى ذَاقُوا بَأْسَنَا قُلْ هَلْ عِنْدَكُمْ مِنْ عِلْمٍ فَتُخْرِجُوهُ لَنَا إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَخْرُصُونَ</strong></span><span><span>        </span>“Demikian pulalah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (para rasul) sampai mereka merasakan siksaan Kami. Katakanlah: &#8220;Adakah kamu mempunyai sesuatu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada Kami?&#8221; Kamu tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanya berdusta.”[Al-An’am:148]</span><span style="font-size:16pt;color:black;font-family:'Traditional Arabic';" dir="rtl"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Hadits itu bersifat dzanniy, sehingga tidak layak digunakan sebagai landasan agama.<span>  </span>Atas dasar itu, landasan agama hanyalah al-Quran semata.<span>   </span>Argumentasi ini sering diketengahkan oleh para pengingkar sunnah, baik tempo dahulu maupun sekarang (misalnya, Taufiq Sidqiy, dan kelompok Ahlul Quran).</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Koreksi Atas Argumentasi Pertama:</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Benar, masalah ushuluddin, harus ditetapkan berdasarkan dalil yang qath&#8217;iy, baik tsubut maupun dilalah.<span>  </span>Artinya, sesuatu itu baru absah digunakan dalil jika ia ditetapkan berdasarkan dalil-dalil yang qath&#8217;iy, baik tsubut maupun dilalahnya.<span>   </span>Pada dasarnya, keabsahan sunnah sebagai dalil syariat (landasan agama) telah ditetapkan oleh nash-nash yang tsubut dan dilalahnya qath&#8217;iy. Dengan kata lain, kita tidak memakai dzann yang bertentangan dengan yang haq (al-Quran), akan tetapi memakai dzann yang diperintahkan oleh Allah swt sendiri; atau dzann yang ditetapkan berdasarkan dalil-dalil qath&#8217;iy. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Pengingkar sunnah di jaman dahulu, pernah mengkritik Imam Syafi&#8217;iy dengan menyatakan, &#8220;Apakah ada dalil yang bersifat dzanniy yang dapat menghalalkan suatu masalah yang sudah diharamkan dengan dalil yang qath&#8217;iy? Imam Syafi&#8217;iy menjawab, &#8220;Ya, ada.&#8221;<span>   </span>Mereka bertanya, &#8220;Apa itu?&#8221;<span>  </span>Imam Syafi&#8217;iy menjawab dengan mengajukan sebuah pertanyaan, &#8220;Bagaimana pendapat anda terhadap orang membawa harta yang ada di sebelah saya ini, apakah orang itu haram dibunuh dan hartanya dirampas?<span>  </span>Mereka menjawab, &#8220;Yang demikian, ia haram dibunuh, dan hartanya dirampas&#8221;.<span>  </span>Imam Syafi&#8217;iy bertanya lagi, &#8220;Apabila ada dua orang saksi yang mengatakan, bahwa orang tersebut baru saja membunuh orang lain dan merampok hartanya, bagaimana pendapat anda?&#8221;<span>  </span>Mereka menjawab, &#8220;Ia mesti diqishash dan hartanya harus dikembalikan kepada ahli waris orang yang terbunuh tadi.&#8221; Imam Syafi&#8217;iy bertanya lagi,&#8221;Apakah tidak mungkin dua orang saksi tadi berbohong?&#8221;<span>  </span>Mereka menjawab,&#8221;Ya, mungkin&#8221;. Imam Syafi&#8217;iy berkata, &#8220;Kalau begitu, anda telah membolehkan membunuh (qishash) dan merampas harta dengan dalil dzanniy, padahal dua masalah itu sudah diharamkan berdasarkan dalil yang pasti.&#8221;<span>  </span>Mereka berkomentar, &#8220;Ya, karena kita diperintahkan untuk menerima kesaksian&#8221;.</span><span><span>          </span>Al-Quran sendiri, meskipun dari sisi tsubutnya pasti, namun tidak semua ayatnya menunjukkan pengertian (dilalah) yang pasti pula.<span>  </span>Banyak ayat yang dilalahnya dzanniy, dan tidak menunjukkan pada satu pengertian saja. <span>  </span>Oleh karena itu, tanpa disadari, para pengingkar sunnah, juga mengikuti sesuatu yang bersifat dzanniy, tak ubahnya dengan sunnah.<span>  </span>Lalu, mengapa mereka menolak sunnah, dan hanya berpegang kepada al-Quran saja, padahal, sebagian ayat al-Quran juga tidak pasti menunjukkan kepada satu pengertian saja, alias dzanniy dilalah?</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Adapun ayat-ayat yang mencela penggunaan dzann, sesungguhnya ayat ini, berbicara pada konteks sesuatu yang sudah jelas-jelas pasti kebenarannya (masalah &#8216;aqidah).<span>  </span>Masalah ini tentu saja berbeda dengan masalah mengambil hadits (sunnah) sebagai dalil syariat.<span>  </span>Sebab, kewajiban mengambil hadits atau sunnah sebagai dalil telah ditetapkan berdasarkan nash-nash al-Quran yang dilalahnya qath&#8217;iy.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span><strong>Kedua, </strong>para pengingkar sunnah menyatakan, bahwa dalil syariat hanyalah satu, yakni al-Quran.<span>   </span>Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ</span><span><span>          </span>Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan&#8221;. [al-An'aam:38]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Para pengingkar sunnah menyatakan, bahwa menyakini al-Quran masih memerlukan penjelasan sama artinya mendustakan al-Quran; sekaligus mengingkari kedudukan al-Quran yang membahas segala sesuatu secara tuntas.<span>  </span>Ayat di atas, jelas-jelas membantah bahwa al-Quran masih mengandung kekurangan.<span>  </span>Sebab, keyakinan semacam ini, menurut mereka, sama artinya menuduh bahwa al-Quran telah melupakan sesuatu, dan tentu saja, bertentangan dengan kandungan surat al-An&#8217;am ayat 38.<span>  </span>Argumentasi ini diajukan oleh Abu Rayyah dan Dr. Taufiq Shidqiy.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Koreksi Atas Argumentasi Kedua: </span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Sesungguhnya, argumentasi di atas sama sekali prematur dan tidak pada tempatnya. Sebab, Allah swt juga memerintahkan kepada kita untuk mengambil dan memakai apa yang disampaikan oleh Nabi saw kepada kita semua; seperti dalam firmanNya:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَا ءَاتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ</span><span><span>          </span>&#8220;Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.&#8221;[al-Hasyr:7]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا</span><span><span>          </span>&#8220;Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu&#8217;min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu&#8217;min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata&#8221;.[al-Ahzab:36]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ayat-ayat di atas menunjukkan dengan sangat jelas, bahwa Rasulullah saw sajalah yang diberi tugas untuk menjelaskan kandungan al-Quran; sedangkan kita diwajibkan untuk menerima dan mematuhi penjelasan-penjelasan beliau, baik yang berupa perintah maupun larangan.<span>  </span>Sebab, semua ini pada dasarnya bersumber dari al-Quran.<span>  </span>Sesungguhnya, ketika kita mengambil sunnah, kita tidak memasukkan unsur lain ke dalam al-Quran, sehingga al-Quran masih dianggap memiliki kekurangan.<span>  </span></span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ketiga, </span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">mereka juga berargumentasi, bahwa al-Quran tidak perlu penjelasan, justru ia menjelaskan segala sesuatu. <span> </span>Allah swt berfirman: </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ</span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"><span dir="ltr"></span> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"></span><span><span>          </span>&#8220;Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur&#8217;an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri&#8221;.[al-Nahl:89]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Berdasarkan ayat ini, para pengingkar sunnah berpendapat, bahwa al-Quran tidak lagi memerlukan penjelasan dari Sunnah; sebaliknya ayat ini justru menyatakan, bahwa al-Quran telah menjelaskan segala sesuatu.<span>   </span>Para pengingkar sunnah juga membangun argumentasi mereka berdasarkan ayat berikut ini: </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ</span><span><span>          </span>Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan&#8221;. [al-An'aam:38]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Mereka menyatakan, bahwa menyakini al-Quran masih memerlukan penjelasan sama artinya mendustakan al-Quran.<span>  </span>Sebab, keyakinan semacam ini, menurut mereka, sama artinya menuduh bahwa al-Quran telah melupakan sesuatu, dan tentu saja, bertentangan dengan kandungan isi dari surat al-An&#8217;am ayat 38.</span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></strong><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Koreksi Atas Argumentasi Ketiga</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Alasan-alasan semacam ini jelas-jelas alasan yang salah, sesat dan menyesatkan.<span>   </span>Adapun kesalahan argumentasi di atas dapat dijelaskan sebagai berikut.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Sesungguhnya, kita tidak boleh mencukupkan diri hanya berpegang kepada surat al-Nahl ayat 89, untuk menolak sunnah.<span>  </span>Sebab, al-Quran telah menyatakan dengan sangat jelas pula, bahwa Nabi Mohammad saw telah diberi tugas untuk menjelaskan kandungan isi al-Quran; dan kita wajib mengikuti dan melaksanakan penjelasan beliau saw.<span>    </span>Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur&#8217;an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.&#8221;[al-Nahl:44]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ayat ini dengan sharih menyatakan, bahwa Allah swt telah menurunkan al-Quran kepada Nabi Mohammad saw, sekaligus membebani NabiNya untuk menjelaskan kandungan isi al-Quran.<span>   </span>Jika Allah swt telah menurunkan al-Quran kepada Nabi Mohammad saw, sekaligus menugaskan kepada beliau untuk menjelaskan al-Quran kepada umat manusia, lantas, pantaskah seorang Mukmin menolak penjelasan dan keterangan dari Rasulullah saw, dan memakai penafsiran dan penakwilannya sendiri?<span>   </span>Sesungguhnya, penolakan terhadap penjelasan Rasulullah saw terhadap ayat-ayat al-Quran, sama artinya dengan menyakini sebagian ayat dan ingkar terhadap ayat yang lain. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span></span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sunnah (Hadits) Bukan Wahyu?</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Para pengingkar sunnah <span> </span>&#8211;kelompok Ahlu Quran— menyatakan, bahwa pembagian wahyu menjadi dua bagian; wahyu terbaca (al-Quran) dan tak terbaca (sunnah) adalah pemikiran Yahudi yang menyusup ke dalam Islam.<span>  </span>Lantas, benarkah wahyu yang disampaikan Allah swt kepada Nabi Mohammad saw hanyalah wahyu terbaca saja (al-Quran); ataukah ada wahyu lain yang tak terbaca?<span>    </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Pendapat yang benar adalah, Allah swt telah menurunkan wahyu terbaca dan tak terbaca.<span>  </span>Sedangkan tuduhan pengingkar sunnah yang menyatakan, bahwa pembagian wahyu semacam ini merupakan infiltrasi pemikiran Yahudi ke dalam Islam, jelas-jelas salahnya, sekaligus menunjukkan ketidaktahuan mereka terhadap maksud yang terkandung di dalam ayat-ayat al-Quran. <span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Berikut ini akan dipaparkan bukti-bukti adanya wahyu yang tidak terbaca (wahyu selain al-Quran).<span>   </span>Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">                 </span></span></span><span dir="ltr"><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Surat</span></strong><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> al-Tahrim ayat 3</span></strong></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">.<span>  </span>Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: &#8220;Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?&#8221; Nabi menjawab: &#8220;Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal&#8221;.[al-Tahrim:3]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ayat ini menunjukkan, bahwa Rasulullah saw telah berbicara hal-hal rahasia kepada sejumlah isterinya.<span>  </span>Akan tetapi, isteri yang diajak bicara itu tidak menganggapnya sebagai sebuah rahasia, sehingga tidak ada salahnya menceritakannya kepada orang lain.<span>   </span>Lalu, Allah swt memberitahukan masalah itu kepada beliau saw.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Nabi saw juga diberi tahu kalimat-kalimat yang dibocorkan.<span>  </span>Ketika isteri tadi ditegur oleh Nabi saw, ia bertanya,&#8221;Siapakah yang memberitahukan hal itu kepadamu?&#8221; <span> </span>Nabi menjawab, &#8220;Allahlah yang telah memberitahukan hal itu kepadaku.&#8221;</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Semua ini menunjukkan, bahwa Allah memberitahu Nabi saw tentang pembicaraan yang dibocorkan oleh isteri beliau.<span>   </span>Namun, al-Quran tidak menyebutkan apa yang diceritakan Nabi saw kepada isterinya, sebagaimana juga tidak menjelaskan apa yang dibocorkan oleh isterinya itu.<span>   </span>Pertanyaan selanjutnya adalah, mungkinkah ada ayat yang tertinggal, sehingga tidak tertulis di dalam al-Quran, ataukah Nabi saw diberi wahyu namun tidak tertulis?<span>  </span>Jika kita menyatakan ada ayat yang tertinggal, berarti al-Quran tidaklah terjaga.<span>  </span>Padahal Allah swt telah berfirman;</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Sesungguhnya, Kami telah menurunkan al-Quran dan Kami jualah yang memeliharanya.&#8221;[al-Hijr:9]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Berarti tinggal satu kemungkinan lagi, yakni adanya wahyu tak tertulis, alias ada wahyu selain al-Quran.<span>   </span><span> </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">                 </span></span></span><span dir="ltr"><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Surat al-Hasyr ayat 5.<span>  </span></span></strong></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Allah swt berfirman:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka semua itu adalah dengan ijin Allah swt.&#8221;[al-Hasyr:5]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ayat ini dengan jelas diturunkan sesudah penebangan pohon kurma.<span>  </span>Dan dari al-Quran pula kita memahami bahwa ijin penebangan itu berasal dari Allah swt.<span>   </span>Akan tetapi, kita tidak menemukan ayat yang menerangkan penebangan itu. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">                 </span></span></span></strong><span dir="ltr"><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Surat al-Qiyamah ayat 17</span></strong></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">”Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkan al-Quran itu, dan membuatmu pandai membacanya.&#8221;[al-Qiyamah:17]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Pada dasarnya, al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur, tidak dengan seketika.<span>  </span>Sejarah turunnya al-Quran juga tidak berpengaruh terhadap urut-urutan ayatnya.<span>   </span>Para shahabat membaca al-Quran dengan urut-urutan yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw.<span>   </span>Akan tetapi, kita tidak pernah mendapati hal ini tertulis di dalam al-Quran. <span>  </span>Ini menunjukkan, bahwa urut-urutan yang telah diajarkan Rasulullah saw kepada kita adalah diwahyukan, namun tidak tertulis di dalam al-Quran. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span><br />
<strong>Kesimpulan</strong></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dari seluruh uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa argumentasi yang diketengahkan para pengingkar sunnah jelas-jelas bathil, dan sesat.<span>   </span>Sebab, kewajiban mengambil sunnah dan hadits Nabi jelas-jelas telah ditetapkan oleh dalil-dalil qath&#8217;iy (al-Quran).<span>  </span>Mengingkari sunnah, tak ubahnya dengan mengingkari al-Quran.<span>   </span>Adapun hukum bagi orang yang mengingkari sunnah adalah murtad.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=14&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/27/ingkar-sunnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ISTIQAMAH DI JALAN ALLAH</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/istiqamah-di-jalan-allah/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/istiqamah-di-jalan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 10:21:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Da'wah dan Perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/istiqamah-di-jalan-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Definisi            Menurut pengertian bahasa (literal), al-istiqaamah bermakna al-i&#8217;tidaal (lurus). Jika dinyatakan &#8220;istaqaama lahu al-amr&#8221;, maknanya adalah tegak lurus.  Seperti halnya firman Allah swt, “Tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya”. [TQS al-Fushshilat (41): 6].    Makna &#8220;istiqamah&#8221; pada ayat ini adalah tegak lurus untuk selalu menghadap kepada Allah swt, tanpa berpaling kepada yang lain.  Istiqaamah juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=13&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span><font face="Times New Roman">Definisi</font></span></strong><font face="Times New Roman"><span><span>            </span></span>Menurut pengertian bahasa (<em>literal</em>), <em>al-istiqaamah </em>bermakna al-i&#8217;tidaal (lurus). Jika dinyatakan &#8220;<em>istaqaama lahu al-amr&#8221;, </em>maknanya adalah tegak lurus.<span>  </span>Seperti halnya firman Allah swt<em>, “Tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya”. </em>[TQS al-Fushshilat (41): 6].<span>    </span>Makna &#8220;<em>istiqamah</em>&#8221; pada ayat ini adalah tegak lurus untuk selalu menghadap kepada Allah swt, tanpa berpaling kepada yang lain.<span>  </span>Istiqaamah juga bermakna<em> </em>al-istiwaa` (lurus dan setimbang)<em>.<span>  </span></em>Makna semacam ini bisa dijumpai di dalam surat al-Fushilat, &#8220;<em>Sesungguhnya orang-orang yang berkata, &#8220;Tuhan kami adalah Allah, kemudian beristiqamah..&#8221;</em>[TQS al-Fushshilat [41]:30] Makna <em>istiqamah</em> di dalam ayat ini adalah melaksanakan ketaatan dan berpegang teguh kepada sunnah Nabi saw.<em>”</em><span>  </span><span>Menurut al-Aswad bin Malik, ayat ini bermakna, &#8220;<em>Janganlah kamu menyekutukan Allah swt dengan apapun&#8221;.</em><span>  </span>Sedangkan Qatadah mengartikan <em>istiqamah</em> pada ayat itu dengan &#8220;<em>teguh</em>&#8221; untuk selalu mentaati Allah swt. [Imam Ibnu Mandzur, <em>Lisaan al-’Arab,</em> juz 12</span>/<span> 499]</span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span><span>            <span id="more-13"></span></span></span>Ada pula yang menafsirkan &#8220;istiqamah&#8221; dalam surat al-Fushshilat ayat 30 dengan, &#8220;beriman kepada Allah dan tidak pernah mengotori keimanannya dengan kedzaliman&#8221;.<span>   </span><span>Ada pula yang mengartikan dengan, &#8220;tidak berbuat dosa dan tidak mencemari imannya dengan kesalahan&#8221;. Sedangkan menurut Imam Qurthubiy, istiqamah adalah tegak lurus atau konsisten untuk selalu mentaati Allah swt, baik dalam keyakinan, perkataan, dan perbuatan, kemudian tetap dalam kondisi semacam itu secara terus-menerus&#8221;. [Imam Qurthubiy, <em>Tafsir al-Qurthubiy, </em>juz 15/358] </span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span><span>            </span></span>Di dalam Tafsir al-Baidlawiy, Imam Baidlawiy, menyitir riwayat dari <em>Khulafaur Rasyidin</em>, menyatakan, &#8220;<em>Istiqamah </em>adalah al-tsabat (teguh) dalam iman, ikhlash dalam amal dan menunaikan seluruh kewajiban.” [Imam al-Baidlawiy, <em>Tafsir al-Baidlawiy, </em>juz 5/114]</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><strong><font face="Times New Roman">Hukum Istiqamah di Jalan Allah</font></strong></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Pada dasarnya, Allah swt telah mewajibkan Rasulullah saw dan kaum Mukmin untuk selalu istiqamah di jalan Allah swt.<span>   </span>Di dalam sebuah ayat, Allah swt berfirman;</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr">ö</span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr">N</span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>É</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr">t</span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr">G</span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>x</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>.</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>|</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>é</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>`</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>z</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&gt;</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>7</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>Ü</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>4</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>¼</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>m</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¯</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>/</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>c</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>×</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Å</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>Á</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>/</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ê<span>Ê</span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ë</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> <span></span></font></span></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span dir="ltr"></span><em><span dir="ltr"></span><font face="Times New Roman">&#8220;Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang Telah Taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan&#8221;.</font></em><font face="Times New Roman">[TQS Huud (11) : 112]</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Tatkala Allah swt memerintahkan beragam perintah, mulai dari tauhid, kenabian, dan sebagainya, Allah swt memerintahkan kepada Rasulullah saw untuk beristiqamah (teguh dan konsisten) atas apa yang telah diperintahkan kepadanya.<span>  </span>Perintah istiqamah di sini mencakup perkara-perkara &#8216;aqidah dan syariat (amal).<span>   </span>Tugas ini tentunya sangatlah berat.<span>  </span><span>Wajar saja Rasullah saw pernah bersabda, &#8220;<em>Rambutku beruban karena surat Huud&#8221;.</em> </span>[Imam al-Baidlawiy, <em>Tafsir al-Baidlawiy, </em>juz 3/266]</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Imam Qurthubiy menjelaskan; ayat ini merupakan perintah kepada Nabi saw dan kepada umatnya untuk istiqamah.<span>  </span>Menurut Ibnu &#8216;Abbas, tak ada ayat yang diturunkan kepada Nabi saw yang lebih berat dan sulit dibandingkan surat Huud ayat 112.<span>  </span>Oleh karena itu, tatkala beliau saw ditanya para shahabat, &#8220;<em>Sungguh, anda cepat sekali beruban&#8221;.<span>  </span>Rasulullah saw menjawab,&#8221;Aku beruban karena surat Huud dan suadara-saudaranya&#8221;.</em>[Imam Qurthubiy, <em>Tafsir al-Qurthubiy, </em>juz 9/107]</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Di dalam kitab <em>Fath al-Qadir</em>, Imam Syaukani menuturkan, &#8220;<em>Fastaqim kamaa umirta, maknanya adalah beristiqamahlah seperti yang telah diperintahkan kepadamu, yakni semua hal yang diperintahkan Allah swt.<span>   </span>Jadi perintah istiqamah di sini mencakup semua hal yang diperintahkan dan dilarang Allah.&#8221;</em>[Imam Syaukaniy, <em>Fath al-Qadiir, </em>juz 2/529]</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:'Arial Narrow';"><span>                </span></span><font face="Times New Roman">Perintah untuk istiqamah di atas jalan Allah juga disitir di dalam sunnah. Dari Abu &#8216;Amr diriwayatkan bahwasanya ia berkata, &#8220;<em>Saya bertanya kepada Rasulullah saw, &#8220;Ya Rasulullah, ajarkanlah kepada saya suatu ucapan yang ada di dalam Islam, yang tak seorangpun bisa mengatakannya kecuali diri Anda.<span>  </span>Rasulullah saw menjawab, &#8220;Katakanlah saya beriman kepada Allah, lalu teguhlah kamu dalam pendirianmu itu&#8221;.</em>[HR. Imam Muslim]</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Dari Abu Hurairah ra diriwayatkan, bahwasanya Nabi saw bersabda, &#8220;<em>Biasa-biasa sajalah kamu sekalian di dalam mendekatkan diri kepada Allah, dan berpegang teguhlah kamu sekalian terhadap apa yang kalian yakini.<span>  </span></em><em><span>Ketahuilah, tak ada seorangpun diantara kalian yang selamat karena amalnya.<span>  </span>Para shahabat bertanya, &#8220;Tidak juga Anda, Ya Rasulullah?&#8221;<span>  </span>Nabi menjawab, &#8220;Tidak juga saya, kecuali jika Allah melimpahkan rahmat dan karuniaNya&#8221;.</span></em><span>[HR. Imam Muslim]</span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span><span>            </span></span>Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan, bahwa istiqamah di jalan Allah; yakni selalu konsisten dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya adalah kewajiban bagi seluruh kaum Muslim, tanpa ada pengecualian. <em><span> </span></em></font></p>
<p><span style="font-family:'Arial Narrow';"><span>            </span></span><strong><span><font face="Times New Roman">Keutamaan Istiqamah di Jalan Allah</font></span></strong></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span><span>            </span></span>Orang yang istiqamah di jalan Allah, niscaya akan mendapatkan banyak keutamaan.<span>   </span><span>Allah swt telah menjelaskan masalah ini dengan sangat jelas di dalam al-Quran. <span>  </span>Diantara ayat-ayat yang berbicara tentang keutamaan istiqamah adalah ayat berikut ini;</span></font></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'(normal text)';"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¨</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ú</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>%</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>©</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>%</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>o</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>/</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ª</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>§</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>O</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ã</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>A</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¨</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>\</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>G</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Þ</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>æ</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>x</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>6</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Í</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>´</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>¯</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>±</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>0</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¨</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>:</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>/</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>É</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>L</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>©</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Z</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>.</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>c</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>É</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> <span></span></font></span></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span dir="ltr"></span><em><span dir="ltr"></span><font face="Times New Roman">&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: &#8220;Tuhan kami ialah Allah&#8221; Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: &#8220;Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu&#8221;.</font></em><font face="Times New Roman"> [TQS Fushshilat (41]:30]</font></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>`</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>U</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>.</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>û</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Í</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>o</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>4</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>û</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Í</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>o</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Å</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>z</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>þ</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>S</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>G</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>±</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>@</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ý</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>¡</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>à</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ÿ</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>£</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ê</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Z</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>â</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ô</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>`</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>i</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>à</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ÿ</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>x</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>î</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>8</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>L</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>m</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>§</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ë</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> <span></span></font></span><span dir="ltr"></span><em><span><span dir="ltr"></span><font face="Times New Roman">&#8220;Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.<span>  </span>Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;.</font></span></em><span><font face="Times New Roman">[TQS al-Fushshilat [41] : 31-32]</font></span><span style="font-size:10pt;font-family:'(normal text)';"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-size:10pt;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¨</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>û</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>%</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>©</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>%</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>o</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>/</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>z</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ª</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>§</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>O</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>x</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>z</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>æ</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>d</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>c</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ê</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> <span></span></font></span><span dir="ltr"></span><em><span dir="ltr"></span><font face="Times New Roman">&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: &#8220;Tuhan kami ialah Allah&#8221;, Kemudian mereka tetap istiqamah. Maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.&#8221;[TQS Al Ahqaaf (46) : 13]</font></em></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Ayat-ayat di atas menjelaskan dengan sangat gamblang, bahwasanya orang yang istiqamah di jalan Allah akan memperoleh banyak keutamaan,<span>  </span>Diantara keutamaan-keutamaan tersebut adalah:</font></p>
<p style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong><span>Pertama</span></strong><span>,<span>  </span>Allah akan menurunkan malaikat kepada orang-orang yang beriman dan beristiqamah di jalan Allah. <span>  </span>Malaikat tersebut menghibur dengan ucapan, &#8220;<em>Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih, dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu&#8221;. </em><span> </span>Ibnu Zaid dan Mujahid menyatakan; malaikat akan diturunkan kepada orang tersebut menjelang kematiannya.<span>  </span>Muqatil dan Qatadah berpendapat; malaikat akan diturunkan saat ia dibangkitkan dari kubur.<span>  </span>Sedangkan menurut Ibnu &#8216;Abbas, ini adalah kabar gembira dari malaikat untuk mereka kelak di akherat.<span>  </span>Ibnu Zaid dan al-Waqi&#8217; menyatakan, kabar gembira tersebut akan disampaikan di tiga tempat; <strong>pertama</strong>, menjelang kematiannya; <strong>kedua</strong>, ketika berada di dalam kubur, dan <strong>ketiga, </strong>saat dibangkitkan dari kubur. [Imam Qurthubiy, <em>Tafsir al-Qurthubiy, </em>juz 15/358]</span></font></p>
<p style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong><span>Kedua,</span></strong><span> malaikat akan menjadi penolong (wali) orang yang istiqamah di kehidupan dunia dan akherat.<span>  </span>Menurut Mujahid, malaikat akan menjadi kroni orang-orang yang istiqamah di kehidupan dunia, dan kelak di akherat, malaikat itu tidak akan berpisah dengan orang tersebut hingga ia masuk ke dalam surganya Allah.<span>  </span>Al-Sudiy menyatakan, malaikat akan menjadi penjaga amal orang yang istiqamah di kehidupan dunia, dan penolong di hari akhir. </span>[Imam Qurthubiy, <em>Tafsir al-Qurthubiy, </em>juz 15/360]</font></p>
<p style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Di ayat lain, al-Quran juga menyatakan dengan sangat jelas, orang yang beristiqamah di jalan Allah akan mendapatkan anugerah harta dan keberkahan yang melimpah ruah.<span>   </span>Allah swt berfirman;</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>È</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>©</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>?</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ì</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>©</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>Ü</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>N</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>o</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>V</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>{</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>¹</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¨</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>]</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>%</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>x</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>î</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ê</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:14pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span><font face="Times New Roman"> <span></span></font></span></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span dir="ltr"></span><em><span dir="ltr"></span><font face="Times New Roman">&#8220;Dan bahwasanya: Jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak)&#8221;. </font></em><font face="Times New Roman">[QS Al Jin (72): 16]</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Diriwayatkan dari Ibnu Abi Hatim, dari Ibnu &#8216;Abbas ra, bahwasanya makna ayat ini adalah; jika mereka melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka, niscaya mereka akan mendapatkan kenikmatan.<span>  </span>Dituturkan juga dari &#8216;Abdu bin Hamid dan Ibnu Mundzir dari Mujahid; makna ayat ini adalah, seandainya saja mereka konsisten untuk mentaati Allah dan semua yang diperintahkan Allah kepada mereka, niscaya Allah akan memberi mereka harta yang sangat banyak, hingga mereka menjadi kaya raya.<span>   </span>&#8216;Abdu bin Hamid dan Ibnu Mundzir juga menuturkan sebuah riwayat dari Mujahid, bahwasanya makna ayat di atas adalah; seandainya mereka konsisten dan teguh di atas jalan Islam, niscaya Allah akan memberi mereka harta yang melimpah ruah. </font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Imam Baidlawiy, tatkala menafsirkan surat Jin ayat 16 di atas, beliau menyatakan, seandainya jin dan manusia istiqamah di jalan Allah, niscaya Allah akan meluaskan rejeki kepada mereka.<span>  </span>Ma&#8217;an ghadaqan pada ayat itu bermakna <em>al-katsiir</em> (banyak). [Imam Baidlawiy, <em>Tafsir Baidlawiy, </em>juz 5/399-400]</font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Diriwayatkan dari Ibnu Abi Najih, dari Mujahid, bahwasanya makna surat Jin ayat 16 adalah, seandainya mereka istiqamah di jalan Allah, niscaya Allah akan memberi mereka harta yang banyak.<span>  </span>Penafsiran serupa juga diketengahkan oleh Sa&#8217;id bin Jabir , al-A&#8217;masy, al-Minhal.<span>   </span>Sedangkan menurut Qatadah, maknanya adalah, seandainya mereka beriman, niscaya Allah akan meluaskan rejeki mereka di dunia. [<span>Imam Thabariy, <em>Tafsir al-Thabariy, </em>juz 29/115</span>]</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span>            </span>Ali Al-Shabuniy menjelaskan firman Allah di atas (surat Jin : 16) sebagai berikut, &#8220;<em>Seandainya orang-orang kafir itu beriman, dan istiqamah di atas syariat Islam, niscaya Allah akan meluaskan rejeki mereka, dan melapangkan urusan dunianya.<span>  </span></em><em><span>Al-Maa&#8217; al-ghadaq merupakan tamsil dari rejeki yang banyak.<span>  </span>Al-Thariiqah adalah thariqah Islam (jalan Islam) dan taat kepada Allah.<span>   </span>Dengan demikian maknanya adalah, seandainya mereka istiqamah di atas jalan itu, niscaya Allah akan melapangkan rejeki mereka, seperti firmanNya, &#8220;Seandainya penduduk negeri itu beriman dan bertaqwa, sungguh akan Kami bukakan bagi mereka keberkahan-keberkahan dari langit dan bumi..&#8221;</span></em><span>[Lihat Ali al-Shabuniy, <em>Shafwat al-Tafaasiir, </em>juz 3/460; lihat juga <em>al-Tashiil li 'Umuum al-Tanziil</em>, juz 4/154; <em>Tafsir al-Thabariy</em>, juz 29/73]</span><em></em></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><em><span>            </span></em>Inilah keutamaan-keutamaan yang akan didapatkan orang-orang yang istiqamah di jalan Allah swt.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><strong><span><font face="Times New Roman">Kiat Menjaga Keistiqamahan</font></span></strong><span><font face="Times New Roman">Adapun kiat untuk menjaga keistiqamahan diri dapat diringkas sebagai berikut; </font></span></p>
<p style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><strong><span>Pertama, </span></strong><span>mengembangkan ‘aqliyyah Islaamiyyah (system berfikir yang Islamiy).<span>  </span>Caranya adalah dengan menambah dan memperbanyak ilmu dan tsaqafah Islam, agar seseorang semakin memahami halal dan haram.<span>  </span>Untuk itu, hendaknya kita banyak menghadiri majelis ilmu dan memiliki motivasi yang kuat untuk terlibat aktif di dalamnya.<span>  </span>Cara berikutnya adalah dengan banyak dan rajin membaca buku pemikiran Islam baik yang menyangkut masalah aqidah maupun syariat (fiqh); dan lain sebagainya.</span></font></p>
<p style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span>Kedua, mengembangkan nafsiyyah (system kejiwaan).<span>  </span></span>Kiatnya, memupuk ketaatan kepada Allah swt dengan menjalankan seluruh perintahNya dengan penuh keikhlasan.<span>  </span>Mendekatkan diri kepada Allah swt dengan memperbanyak amalan-amalan sunnah (membaca al-Quran, sholat Dluha, Thahajjud, dan sebagainya).<span>   </span><span>Melatih kecenderungan kita ke arah yang baik (taqwa), serta menjauhkan diri kita dari kecenderungan yang buruk</span></font></p>
<p><strong><font face="Times New Roman"> </font></strong><strong><font face="Times New Roman"><span>Kesimpulan</span></font></strong></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span><font face="Times New Roman">Istiqamah di jalan Allah, yakni senantiasa teguh dan konsisten untuk menjaga keimanan, dan teguh dalam menjalankan semua perintah Allah swt merupakan kewajiban bagi setiap kaum Muslim.<span>  </span></font></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><font face="Times New Roman">Siapa saja yang istiqamah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan banyak keutamaan, diantaranya adalah; <strong>pertama</strong>, penjagaan malaikat baik di kehidupan dunia maupun akherat.<span>  </span><strong>Kedua</strong>,<span>  </span>karunia yang melimpah ruah, berujud harta yang banyak, kelapangan usaha, dan kebahagian hidup di dunia dan akherat.</font></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><font face="Times New Roman">Keistiqamahan di jalan Allah direfleksikan dalam bentuk; teguh dalam keimanan, ikhlash dalam perbuatan, dan selalu menunaikan seluruh kewajiban. </font></span><span style="font-size:11pt;"></span></li>
</ol>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=13&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/istiqamah-di-jalan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIMANA KEPERWIRAAN DAN KEBERANIAN KALIAN??</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/dimana-keperwiraan-dan-keberanian-kalian/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/dimana-keperwiraan-dan-keberanian-kalian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 10:08:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siyasah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/dimana-keperwiraan-dan-keberanian-kalian/</guid>
		<description><![CDATA[ لاَ يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً وَكُلاَّ وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا(95)دَرَجَاتٍ مِنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا           &#8220; Tidaklah sama antara mu&#8217;min yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=12&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">لاَ يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً وَكُلاَّ وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا(95)دَرَجَاتٍ مِنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا</span><span style="line-height:115%;font-family:'Trebuchet MS';"><span>        </span></span></p>
<p><span style="line-height:115%;font-family:'Trebuchet MS';"><span>  </span>&#8220;<em> Tidaklah sama antara mu&#8217;min yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar;(yaitu) beberapa derajat daripada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. </em><span>(QS. al-Nisaa’ : 95-96]</span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> <span id="more-12"></span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Sangat ironis memang; tatkala kaum Zionis Israel &#8211;<em>laknatullah &#8216;alaihi</em>&#8211; menyerang saudara-saudara kita di Palestina dan Libanon tanpa kenal ampun; para penguasa Arab dan negeri kaum Muslim yang selama ini &#8220;mempunyai komitmen kuat &#8221; untuk memerangi segala hal yang berbau terorisme, lumpuh tak berdaya, justru ketika menyaksikan aksi teror yang ditunjukkan oleh Israel secara terang-terangan dan tanpa kenal malu.<span>   </span>Mereka juga terlihat mati kutu di hadapan Amerika Serikat yang jelas-jelas telah melakukan permufakatan dan persekongkolan dalam tindak teror ini.<span>   </span>Herannya, mengapa komitmen mereka untuk memerangi kaum teroris justru tidak mereka tunjukkan?<span>  </span>Padahal, bukankah selama ini mereka paling getol menangkapi pejuang-pejuang Islam yang dianggap teroris, meskipun belum terbukti apakah benar mereka adalah pelaku sebenarnya.<span>  </span>Mengapa mereka tidak bersikap sama dalam menghadapi tindakan teror yang dilakukan oleh Israel yang kejahatannya tidak perlu dibuktikan lagi? Nyali dan kelelakian mereka telah hilang dari kesombongan dan keangkuhan mereka sebagai seorang penguasa. Jangankan mengirimkan pasukan atas nama Islam dan kaum Muslim, menyerukan panggilan jihad atau sekedar mengutuk kebiadaban Yahudi saja, mereka terkesan enggan dan ogah-ogahan.<span>  </span>Bahkan, sebagian penguasa Arab seolah-olah merasa bersyukur atas serangan Israel terhadap kelompok Hizbullah.<span>  </span>Barangkali, mereka berfikir, invasi ini adalah hukuman Allah bagi kelompok Syi&#8217;ah dan awal kemenangan dari kelompok Sunni.<span>  </span>Mereka justru bertepuk tangan dan berdoa agar Hizbullah dan pendukungnya bisa hancur secepat-cepatnya.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Di sisi lain, sikap para penguasa di negeri Islam pun tidak berbeda jauh dengan sikap yang ditunjukkan oleh para penguasa Arab. <span>  </span>Mereka berusaha menunjukkan sikap moderat dan netral. Dengan sikap semacam itu, mereka menganggap dirinya sebagai negarawan ulung, bijak, konstitusional, dan penjaga kedamaian dunia. Padahal, sikap semacam itu justru menunjukkan ketidakberdayaan mereka di bawah tekanan asing (AS), nir-bijak, tidak konstitusional, dan jelas-jelas anti perdamaian.<span>   </span>Sebab bukankah dengan bersikap netral sama artinya dengan membiarkan kebiadaban Israel dan terbunuhnya puluhan rakyat yang tak berdosa.<span>  </span>Lantas, bagaimana bisa dinyatakan, bahwa sikap netral dalam masalah ini merupakan wujud penjagaan terhadap hak asasi dan kedamaian dunia. <span>  </span>Padahal, bukankah telah jelas benar siapa yang salah dan siapa yang benar.<span>  </span>Siapa yang merusak melanggar hak asasi, dan siapa yang melanggar kedamaian dunia.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Lebih ironis lagi, untuk mengirimkan pasukannya ke Palestina dan Libanon, para penguasa ini harus menunggu komando dari DK PBB yang selama ini selalu tak berdaya menghadapi veto Amerika Serikat dan Negara-negara besar.<span>  </span>Alasannya, setiap tindakan mereka harus &#8220;<em>legal dan konstitusional</em>&#8220;.<span>  </span>Selain itu, konteks pengiriman pasukan di sana pun bukan ditujukan untuk membela rakyat Palestina dan Libanon; akan tetapi, untuk menjaga perdamaian (alias netral).<span>   </span>Padahal, perdamaian dunia sesungguhnya akan terwujud bila Israel telah diusir dari Palestina, dan Amerika Serikat tidak memberikan dukungan kepada maha teroris ini (Yahudi Israel). </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Sementara itu, sebagian besar &#8216;ulama kaum Muslim hampir-hampir tidak melakukan langkah-langkah taktis untuk mengatasi masalah ini.<span>  </span>Sebagian mereka justru mencukupkan diri pada retorika pengutukan daripada berusaha dengan serius menyelesaikan masalah Palestina ini secara tuntas dan mendasar.<span>   </span>Benar, aksi barbar kaum Zionis harus dikutuk dan dihujat.<span>  </span>Namun, apakah itu akan menyelesaikan permasalahan?<span>   </span>Apakah itu akan mendorong kaum Zionis untuk menghentikan kebiadaban dan kejahatan kaum yang telah dikunci hati dan pikirannya itu? <span>  </span>Bukankah aksi pengutukan ini sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu?<span>  </span>Dan apakah ini bisa menyelesaikan permasalahan Palestina?<span>   </span>Selain itu, apakah pengutukan-pengutukan, demonstrasi, dan unjuk rasa, apakah akan menyadarkan para penguasa untuk segera mengirimkan seluruh kekuatan militernya untuk membantu perjuangan rakyat Palestina dan Libanon?<span>  </span><span> </span>Benar, demontrasi dan unjuk rasa tidak akan menyelesaikan kasus Palestina, apalagi mengusir Israel dari tanah suci.<span>   </span>Sebab, permasalahan Palestina memang tidak bisa diselesaikan dengan cara sekedar demonstrasi.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Demonstrasi baru efektif, jika di sana ada mobilisasi massa besar-besaran dan mampu memaksa penguasa untuk mengirimkan sejumlah pasukan untuk membebaskan Palestina dari cengkeraman Yahudi Israel. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Mendudukkan Kembali Persoalan Palestina</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dr. Iyadl Hilal di dalam buku <em>Qadliyyat Felistiin al-Judzur wa al-Hall, </em>menyatakan; ada empat <span> </span>kesalahan dalam mempersepsi persoalan Palestina.<span>  </span><strong>Pertama</strong>, dari sisi urgensitas.<span>   </span>Ada yang berpendapat bahwa masalah Palestina adalah persoalan utama kaum Muslim yang harus segera dipecahkan.<span>   </span>Padahal, persoalan Palestina bukanlah persoalan utama kaum Muslim.<span>  </span>Kaum Muslim juga menghadapi masalah-masalah lain yang tak kelah peliknya; mulai dari problem ekonomi, social, politik, dan lain sebagainya.<span>  </span>Untuk itu, persoalan Palestina hanyalah akibat dari sebuah persoalan yang lebih mendasar, yakni lenyapnya <em>Khilafah Islamiyyah</em>.<span>   </span><strong>Kedua</strong>, dari sisi cakupan persoalan.<span>  </span>Ada yang berpendapat bahwa persoalan Palestina hanyalah persoalan bangsa Arab.<span>  </span>Ada pula yang menyatakan; persoalan Palestina hanyalah persoalan Timur Tengah, dan bangsa Palestina belaka.<span>   </span>Sesungguhnya, persepsi semacam ini juga keliru.<span>  </span>Sebab, dahulunya termasuk bagian dari wilayah kekuasaan Islam yang kemudian dicaplok oleh kaum Zionis.<span>  </span><strong>Ketiga</strong>, dari sisi pendiskripsian persoalan Palestina.<span>  </span><span> </span>Ada yang menyatakan, bahwa persoalan Palestina adalah persoalan bangsa terusir yang harus dikembalikan ke tempat tinggal semula, atau dicarikan tempat tinggal di daerah lain.<span>  </span>Ada pula yang menyatakan bahwa persoalan Palestina adalah persoalan kemanusiaan. Pada dasarnya, pendiskripsian masalah Palestina semacam ini jelas-jelas salah dan menyesatkan.<span>   </span><strong>Keempat, </strong>kesalahan penyebutan untuk persoalan Palestina.<span>   </span>Mass media sering melangsir, bahwa persoalan ini dengan &#8220;Krisis Timur Tengah&#8221;, atau persoalan &#8220;dominasi negara besar&#8221;. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Pada dasarnya, persoalan Palestina bukan sekedar persoalan bangsa Palestina, atau sekedar persoalan Timur Tengah belaka.<span>  </span>Lebih dari itu, persoalan Palestina juga bukan persoalan kemanusiaan akibat konflik social dan ekonomi belaka.<span>  </span>Persoalan Palestina juga bukan persoalan pemerintah Palestina versus Israel.<span>   </span>Akan tetapi, persoalan Palestina merupakan persoalan perampasan tanah milik kaum Muslim oleh kaum kafir Yahudi. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Benar, persoalan Palestina tak ubahnya dengan persoalan Andalusia, </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Macedonia, Yugoslavia, Tashkent, Afghanistan, Kashmir, Ethiopia, Cyprus, Sicilia, India, Libanon, atau Albania</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">India, Asia Tengah, dan lain sebagainya.<span>   </span>Tanah-tanah ini, dahulunya adalah milik kaum Muslim; kemudian dirampas oleh orang-orang kafir melalui agresi militer.<span>   </span>Untuk itu, karakter persoalan Palestina sama dengan persoalan-persoalan kaum Muslim di wilayah-wilayah yang sekarang dicaplok kaum kafir.<span>  </span><span> </span>Seharusnya, cara pandang kaum Muslim terhadap persoalan Palestina sama dengan cara pandang mereka terhadap persoalan-persoalan Andalusia, India, Asia Tengah, dan negeri-negeri kaum Muslim yang dijajah oleh kaum kafir.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Atas dasar itu, persoalan Palestina tidak boleh dianggap sebagai persoalan utama (<em>qadliyah al-mashiriyyah</em>) yang harus dijadikan focus perhatian kaum Muslim.<span>  </span>Sebab, masalah Palestina merupakan akibat dari persoalan lain yang lebih mendasar, persis seperti kemunculan masalah Andalusia, Macedonia, Taskent, dan lain sebagainya.<span>   </span>Persoalan utama sebenarnya adalah lemah dan lenyapnya institusi Khilafah Islamiyyah.<span>   </span>Ketika Khilafah Islamiyyah masih berdiri dan kuat, kekuasaannya membentang hingga ke Asia Tengah, Kaukasus, dan Balkan.<span>  </span>Namun sejak Khilafah Islamiyyah melemah, banyak wilayah-wilayah yang dicaplok oleh kaum kafir.<span>   </span>Dalam kondisi semacam ini, yakni ketika ada pencaplokan wilayah kaum Muslim oleh kaum kafir, maka solusi syar&#8217;iynya adalah jihad, tidak ada yang lain. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Jika sudut pandang kita terhadap persoalan Palestina seperti ini, niscaya kita akan mampu melihat persoalan Palestina secara mendalam dan komprehensif.<span>  </span>Dengan demikian, solusi yang kita berikan untuk memecahkan persoalan Palestina pun bisa memecahkan masalah Palestina secara tuntas dan mendalam. <span>   </span>Dari sini pula dapat disusun langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan permasalahan Palestina.<span>  </span>Sebab, solusi yang tidak mendasar dan tuntas, hanya akan menghambur-hamburkan energi umat; bahkan, justru akan menyimpangkan umat dari solusi permasalahan sebenarnya.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Untuk itu, mendudukkan kembali persoalan Palestina pada kerangka yang benar dan syar&#8217;iy, merupakan langkah awal yang paling penting untuk menggagas program-program aksi pembebasan Palestina dari cengkeraman Yahudi Israel. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Sayangnya, banyak orang keliru memahami persoalan Palestina.<span>  </span>Akibatnya, solusi-solusi yang diketengahkan untuk menyelesaikan persoalan Palestina tidak pernah menyentuh dataran dasar persoalan.<span>   </span>Akhirnya, persoalan Palestina tidak pernah terselesaikan dengan tuntas.<span>  </span>Lebih dari itu, solusi-solusi tersebut justru menimbulkan persoalan baru yang semakin merumitkan dan memelikkan persoalan Palestina.<span>  </span>Hingga akhirnya, umat semakin sulit mengidentifikasi persoalan sesungguhnya. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Solusi Persoalan Palestina: Jihad Fi Sabilillah</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Jika persoalan Palestina sebenarnya adalah masalah perampasan tanah milik kaum Muslim oleh kaum kafir, maka solusi untuk masalah ini tidak lain tidak bukan kecuali merebut kembali tanah-tanah tersebut hingga kembali ke pangkauan kaum Muslim. <span>   </span>Dengan kata lain solusi untuk menyelesaikan problem Palestina adalah dengan <em>jihad fi sabilillah</em> bukan dengan jalan kompromi damai.<span>   </span>Sebab, tidak ada kompromi bagi musuh yang telah menjarah wilayah milik kaum Muslim.<span>  </span>Tidak ada kompromi bagi musuh yang telah membunuhi penduduk, menghancurkan rumah-rumah kaum Muslim, dan mengusir pemiliknya dari tempat tinggalnya.<span>  </span>Ketentuan semacam ini didasarkan pada firman Allah swt;</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:'Traditional Arabic';">إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَى إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ</span></strong><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:'AGA Arabesque';" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>[</span></span><strong><span style="font-size:16pt;line-height:115%;font-family:'Traditional Arabic';"></span></strong><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“<em>Sesungguhnya Allah (hanya) melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama, dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu.”<span>  </span></em><strong>(QS. Al Mumtahanah : 9)</strong></span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Jika ayat ini melarang ber<em>muwalah</em> dengan mereka, bagaimana mungkin kita bisa menyerahkan tanah yang telah mereka rampas?<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Oleh karena itu, pada tahun 1957 Badan Fatwa Universitas al-Azhar As-Syarif<span>  </span>mengumumkan, bahwa berdamai dengan Israel dalam bentuk apapun, hukumnya haram, selama eksistensi Yahudi masih tegak di bumi Palestina, baik kondisinya kuat maupun lemah.<span>  </span>Ini adalah perkara <em>ma'lumun min al-diin wa al-dlarurah.</em></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Adapun hukum jihad adalah fardlu kifayah.<span>  </span>Artinya, jika sebagian kaum Muslim sanggup menunaikan kewajiban tersebut hingga tuntas, maka gugurlah kewajiban itu bagi yang lain.<span>  </span>Namun, </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Dr. Mohammad Khair Haikal menjelaskan bahwa hukum jihad bisa berubah menjadi fardlu ‘ain jika telah terwujud kondisi-kondisi di bawah ini, diantaranya adalah sebagai berikut.<a name="_ftnref1" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[1]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Jika musuh berhasil menguasai salah satu negeri kaum muslim, atau mereka telah menggerakkan tentaranya untuk menguasai wilayah kaum muslim, dan menyerang wilayah tersebut; atau mereka telah menawan, membunuh, atau menindas penduduk wilayah itu.<span>  </span>Dalam kondisi semacam ini, hukum jihad berubah menjadi fardlu &#8216;ain.<span>    </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Nawawiy menjelaskan, “<em>Madzhab kami berpendapat, hukum jihad sekarang ini adalah fardlu kifayah, kecuali jika kaum kafir menyerang negeri kaum muslim; maka seluruh kaum muslim diwajibkan berjihad (fardlu ‘ain).<span>  </span>Jika penduduk negeri itu tidak memiliki kemampuan (kifayah untuk mengusir mereka), maka seluruh kaum muslim wajib berjihad hingga kewajiban itu tersempurnakan (mengusir orang kafir).”<a name="_ftnref2" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn2" title="_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[2]</span></strong></span></span></span></a> </em></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Qurthubiy berpendapat, jika musuh berhasil menguasai salah satu negeri Islam, atau telah membinasakan suatu kota, maka seluruh penduduk negeri itu berjihad, baik dalam keadaan ringan maupun berat, tua muda sesuai kemampuannya, baik diijinkan orang tua maupun tidak.<span>  </span>Jika penduduk negeri itu tidak mampu mengusir musuh, maka penduduk terdekat dari negeri tersebut wajib berjihad bersama penduduk negeri itu, hingga mereka mampu mengusir musuh.<span>  </span>Ketentuan semacam ini juga berlaku jika musuh mendekati salah satu negeri Islam, namun belum memasukinya.<a name="_ftnref3" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn3" title="_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[3]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Ibnu Taimiyyah berkata, &#8220;<em>Jika musuh telah memasuki negeri Islam, tidak ada keraguan lagi, penduduk terdekat wajib mengusir musuh.<span>  </span>Jika tidak mampu maka penduduk yang lain wajib berjihad (hingga meluas ke seluruh negeri Islam).<span>  </span>Sebab, seluruh negeri Islam adalah satu kesatuan yang tidak terpisah.&#8221;<a name="_ftnref4" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn4" title="_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[4]</span></strong></span></span></span></a></em></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dari uraian para ulama di atas jelaslah, bahwa solusi bagi persoalan-persoalan wilayah Islam yang dirampas oleh kaum kafir, seperti halnya Palestina, adalah dengan jihad fi sabilillah, bukan dengan kompromi maupun menandatangani perjanjian damai. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Jihad Pembebasan Palestina Tidak Harus Menunggu Tegaknya Khilafah</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Pada dasarnya kewajiban jihad tidak disyaratkan harus menunggu keberadaan seorang Khalifah.<span>   </span>Artinya, jihad tetap bisa diselenggarakan meskipun belum diangkat seorang Khalifah atas kaum Muslim.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Shadiq bin Hasan dalam kitab <em>Raudlat al-Nadiyyah</em> mengatakan, &#8220;<em>Kewajiban ini (jihad) merupakan kewajiban agama yang telah difardlukan Allah swt atas hambaNya yang Muslim tanpa dibatasi oleh zaman, tempat, orang (pemimpin), adil, ataupun fajir.&#8221;</em><a name="_ftnref5" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn5" title="_ftnref5"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[5]</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani di dalam kitab <em>al-Syakhshiyyah al-Islaamiyyah </em>menyatakan, &#8220;<em>Secara mutlak, jihad adalah fardlu, tidak dibatasi oleh batasan apapun, dan tidak disyaratkan oleh syarat apapun. Ayat &#8220;kutiba &#8216;alaikum al-qitaal&#8221; datang dalam bentuk multak.<span>  </span>Keberadaan khalifah tidak ada kaitannya dengan kewajiban jihad.<span>  </span>Bahkan, jihad tetap berhukum fardlu baik ada atau tidak khalifah bagi kaum Muslim. Hanya saja, ketika di tengah-tengah kaum Muslim ada seorang khalifah yang aqad khilafahnya sah secara syar&#8217;iy, dan ia (khalifah) tidak keluar dari aqad khilafah dengan suatu sebab yang bisa mengeluarkan dirinya dari aqad khilafah, maka, perintah jihad diserahkan kepada khalifah dan ijtihadnya, selama ia masih dianggap sebagai seorang khalifah, meskipun ia seorang fajir.<span>  </span>Rakyat wajib mentaati semua pendapatnya, meskipun ia memerintahkan kaum Muslim untuk pergi berperang bersama seorang amir (pemimpin) yang fajir. Ini didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, &#8220;Jihad tetap diwajibkan atas kalian bersama dengan amir yang baik maupun yang fajir (pendosa)…..Jika tidak ada seorang khalifah, jihad tetap berlangsung dan tidak akan pernah berakhir.<span>  </span>Sebab, kemashlahatan jihad akan berakhir seiring dengan penundaannya.&#8221;<a name="_ftnref6" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn6" title="_ftnref6"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[6]</span></strong></span></span></span></a></em></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ibnu Qudamah di dalam kitab <em>al-Mughniy </em><span> </span>mengatakan, &#8220;<em>Perintah jihad diserahkan kepada seorang Imam dan ijtihadnya, dan rakyat wajib mentaati semua ijtihadnya dalam masalah itu…Sesungguhnya, ketiadaan seorang imam tidak akan mengakhiri kewajiban jihad, sebab kemashlahatan<span>  </span>jihad akan berakhir (lenyap) seiring dengan penundaannya.&#8221;<a name="_ftnref7" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn7" title="_ftnref7"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[7]</span></strong></span></span></span></a></em></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dalam masalah ini, Dr. Mohammad Khair Haekal berpendapat, &#8220;<em>Oleh karena itu, pemimpin-pemimpin kaum Muslim yang ada di negeri-negeri Islam pada saat ini –meskipun belum ada seorang khalifah umum bagi kaum Muslim— wajib mengibarkan panji jihad fi sabilillah dengan tujuan mendakwahkan Islam.<span>  </span>Jika mereka mau melaksanakan kewajiban ini, kaum Muslim wajib berperang di bawah panji-panjinya, dengan tujuan untuk melaksanakan fardlu kifayah ini.&#8221;<a name="_ftnref8" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn8" title="_ftnref8"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[8]</span></strong></span></span></span></a> </em></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Hanya saja, bagaimana jika para pemimpin di negeri-negeri Islam mengabaikan dan bahkan meninggalkan kewajiban jihad ini?<span>   </span>Dr. Fayid Hammad Mohammad &#8216;Asyuur berpendapat, jika para pemimpin negeri-negeri Islam mengabaikan dan menelantarkan kewajiban jihad, maka kaum Muslim wajib mendorong dan mendesak mereka agar melaksanakan kewajiban jihad.<span>  </span>Jika mereka tetap tidak mau melaksanakan jihad, maka kaum Muslim wajib mencabut ketaatan kepadanya, dan segera menggantinya dengan pemimpin lain yang mau melaksanakan kewajiban jihad dan perang.<span>  </span>Sebab, kemashlahatan Islam dan seluruh kaum Muslim akan tercapai dengan hal itu. Lebih dari itu, hal ini merupakan masalah urgent yang berkaitan erat dengan kehidupan umat dan syariat Islam.<span>  </span>Oleh karena itu, tidak ada kompromi dalam masalah semacam ini.<a name="_ftnref9" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn9" title="_ftnref9"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;font-family:'Trebuchet MS';">[9]</span></span></span></span></a> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Wahai Para Penguasa Negeri Islam!!</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Wahai para penguasa negeri Islam yang gagah berani!<span>  </span>Saudara-saudara seimanmu telah memanggil-manggil kalian puluhan tahun lamanya.<span>  </span>Mereka menjerit, melolong, dan berteriak memohon uluran tangan kalian yang perkasa.<span>  </span>Uluran tangan dari penguasa-penguasa Muslim yang telah dianugerahi Allah kekuasaan dan kekuatan untuk mengangkat saudara-saudaranya dari lubang penderitaan dan penjajahan.<span>   </span>Namun, di mana tangan-tanganmu yang perkasa itu?<span>   </span>Mana hardikan dan kata-kata lantangmu yang sebenarnya sanggup menciutkan nyali kaum Zionis dan antek-anteknya?<span>  </span>Mana uluran bantuanmu untuk menyelamatkan dan membebaskan saudara-saudaramu dari penindasan kaum yang hina dina itu?<span>   </span>Di mana keberanian dan kelaki-lakianmu? </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Mengapa hingga sekarang, saudara-saudaramu sendiri, kalian biarkan menderita dan tetap terjajah oleh zionis Yahudi?<span>   </span>Mengapa kalian tidak bersungguh-sungguh membantu untuk melenyapkan penderitaan saudara-saudaramu?<span>  </span>Bukankah ini sudah menjadi kewajibanmu untuk mengirimkan segenap kekuatan dan kemampuanmu agar bangsa Zionis itu terusir secara hina dari tanah Palestina? <span> </span><span> </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Mengapa pula, saat ini kalian bersungguh-sungguh dan mati-matian memerangi saudara-saudaramu sendiri, hanya karena tuduhan teroris yang dilayangkan kaum fasik dan kafir, Amerika Serikat.<span>  </span>Padahal, selama ini belum terbukti, benarkah saudara-saudaramu itu pelaku tindak terorisme, semacam peledakan WTC dan bom Bali?<span>  </span>Mengapa kalian bisa begitu serius mengejar-ngejar dan memerangi mereka?<span>   </span>Namun pada saat bersamaan, mengapa kalian tidak bersikap sama menghadapi aksi teroris yang dilakukan oleh Zionis Israel?<span>  </span>Dan mengapa pula kalian tidak bersikap keras terhadap Negara pendukung gerakan Zionis Israel ini?<span>  </span>Mengapa pula kalian masih mau menjalin hubungan dengan mereka?<span>  </span>Padahal bukankah kejahatan Zionis Israel dan persekongkolan AS dengan kaum Zionis jelas-jelas telah terpampang telanjang di depan mata?<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Lalu, di mana armada dan pasukanmu yang gagah berani itu?<span>  </span>Mana tiupan terompet dan tabuhan genderang perang kalian?<span>   </span>Mengapa semuanya terdiam, bahkan tersenyap oleh hiruk pikuk para demonstran yang selalu mendesak dan mengingatkan tugas-tugas kalian. <span>  </span>Mengapa mata, telinga dan hati kalian seakan-akan terkunci mati, tidak mendengar himbauan dan seruan dan peringatan kaum Muslim?<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Untuk itu, hari ini, tunjukkan keberanian dan kejantanan kalian, dengan cara mengirimkan pasukan dan persenjataanmu yang menggetarkan itu, untuk menolong saudara-saudaramu dari serangan kaum yang sejatinya mereka juga musuh kalian.<span>   </span>Seandainya, saat ini kalian menyerukan jihad fi sabilillah, niscaya di belakangmu akan berdiri anak-anak kaum Muslim yang tak takut mati kecuali hanya takut kepada Allah swt.<span>   </span>Wahai para penguasa Muslim, sadarlah dan penuhilah seruan-seruan ini!!</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Wahai Para Ulama Kaum Muslim!!</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Wahai para ulama kaum Muslim, sungguh, lurus atau bengkoknya umat ini tergantung kepada diri anda.<span>  </span>Jika anda bersikap lurus dan istiqamah niscaya umat juga akan bersikap lurus dan istiqamah seperti halnya dirimu.<span>  </span>Begitu juga dengan para penguasa.<span>  </span>Sesungguhnya, para penguasa itu akan bengkok dan menyimpang jika kalian bersikap lemah dan kompromi kepada mereka.<span>   </span>Bahkan, kejahatan penguasa itu akan semakin menjadi-jadi bila anda tidak menghentikan mereka dengan lidah anda yang terkenal fasih, tajam, dan penuh kebenaran itu.<span>  </span><span> </span>Untuk itu, keselamatan umat sangat tergantung dari konsens dan keberanian anda dalam mengungkap kebenaran dan membidas kebatilan.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sayangnya, mengapa kami belum mendengar fatwa-fatwa kalian yang mampu meluruskan kebengkokan para penguasa, serta mencegah mereka untuk mendzalimi rakyat.<span>  </span>Kami juga belum mendengar fatwa-fatwa kalian yang mampu menciutkan nyali penguasa untuk melanggar perintah-perintah Allah swt.<span>   </span>Kami juga belum mendengar kefasihan lidah kalian dalam menghadapi propaganda-propaganda busuk kaum kafir, serta persekongkolan mereka dengan para penguasa.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kami hanya menyaksikan dan mendengar, hingga hari ini anda lebih sibuk dengan fatwa-fatwa untuk masalah-masalah furu&#8217;.<span>  </span>Padahal, kami yakin seyakin-yakinnya bahwa anda mengetahui solusi sebenarnya untuk masalah umat ini, yakni tegaknya Khilafah Islamiyyah yang akan menerapkan syariat Islam.<span>   </span>Namun, mengapa anda tidak konsens untuk membimbing umat dan menggerakkan mereka untuk melakukan revolusi total merombak system kufur ini menuju system Islam yang penuh keagungan dan kemuliaan. <span>  </span>Mengapa anda justru menyibukkan pada masalah-masalah cabang yang tidak akan pernah habis hingga hari kiamat. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Mengapa anda tidak memberikan fatwa haramnya system kufur, haramnya system presidensil, haramnya mengambil hukum-hukum positif barat, serta haramnya para penguasa bersekongkol dengan kaum kafir untuk memerangi kaum Muslim?<span>  </span>Mengapa? </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Mengapa pula anda semua tidak memenuhi relung hati dan pikiran umat dengan propaganda tegaknya Khilafah Islamiyyah, spirit jihad, dan untuk selalu mentauhidkan Allah swt?<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sungguh, persoalan Palestina dan persoalan-persoalan umat Islam yang lain, akan terselesaikan dengan tuntas dan mendasar, jika di sana telah tegak Khilafah Islamiyyah yang akan menerapkan syariat Islam secara <em>kaamil </em>dan <em>syamil</em>. Selama Khilafah Islamiyyah belum tegak, niscaya umat terus terhimpit oleh berbagai macam persoalan hidup. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kami juga belum merasakan kehadiran kalian di hari dan sanubari kami.<span>  </span>Ini disebabkan karena, banyak diantara kalian yang justru takut kepada para penguasa, rendah diri, bahkan berusaha menyimbunyikan kebenaran dengan alasan darurat di hadapan para penguasa yang jelas-jelas terbukti melanggar aqidah dan syariat Islam.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sungguh, saat ini umat menunggu tindakan nyata anda untuk menjatuhkan dan mengganti, baik system kufur ini maupun para penguasa yang telah berlaku dzalim kepada rakyat.<span>   </span>Sungguh, jika anda berani melakukan hal ini, niscaya di belakang anda akan berdiri anak-anak kaum Muslim yang siap terjun di kancah revolusi total mengganti system kufur. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Akhirnya, kami memohon kepada Allah swt, agar kami dianugerahi seorang pemimpin yang berani seperti Abu Bakar, Umar bin Khathathab, Sultan Shalahuddin al-Ayyubi, dan Sultan Mohammad Al-Fatih.<span>  </span>Kami juga memohon kepada Allah, agar kami benar-benar dibimbing oleh ulama-ulama wara&#8217;, mujahid, dan mujtahid; yang tidak pernah takut kepada manusia dalam melaksanakan perintah-perintah Allah. <span> </span>Ya Allah kabulkanlah doa kami ini. [Syams]<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="right" /><a name="_ftn1" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[1]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><font size="2"><span> </span>Ibid, juz 2/hal. 880-888</font></span></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;margin:0;" dir="ltr" class="MsoFootnoteText"><a name="_ftn2" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref2" title="_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[2]</span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span dir="ltr"></span><font size="2"><span><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Imam Nawawiy, <em>Syarah Shahih Muslim, </em>juz 8/63-64<em> </em></span></font></p>
<p style="direction:ltr;unicode-bidi:embed;text-align:left;margin:0;" dir="ltr" class="MsoFootnoteText"><a name="_ftn3" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref3" title="_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">[3]</span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2">Imam Qurthubiy, <em>al-Jaami’ al-Ahkaam al-Quran</em>, juz 8/150</font></span></p>
<p><a name="_ftn4" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref4" title="_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[4]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><font size="2"><span> </span>Imam Ibnu Taimiyyah, <em>al-Ikhtiyaraat al-&#8217;Ilmiyyah, </em>juz 4/609; lihat juga Imam al-Syafi’iy, <em>al-Umm, </em><span> </span>juz <em>4/170; </em>al-Kasaaiy<em>, al-Badaai’ al-Shanaai’, </em>juz <em>7/98; </em>al-Dardiri, <em>Syarah al-Kabiir; </em>juz 2/174-175</font></span></p>
<p><a name="_ftn5" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref5" title="_ftn5"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[5]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><font size="2"><span> </span>Madzhab Syi&#8217;ah berpendapat, bahwa keberadaan seorang Imam menjadi syarat dilaksanakannya jihad. (Imam al-Syaukaniy, <em>al-Sail al-Jarraar, </em>juz 4/517): lihat pada Dr. Wahbah al-Zuhailiy, <em>Atsaar al-Harb, </em>hal. 76</font></span></p>
<p><a name="_ftn6" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref6" title="_ftn6"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[6]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><font size="2"><span> </span>Syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani, <em>al-Syakhshiyyah al-Islaamiyyah, </em>juz 2/hal. 158-160</font></span></p>
<p><a name="_ftn7" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref7" title="_ftn7"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[7]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><font size="2"><span> </span>Ibnu Qudamah, <em>al-Mughniy, </em>juz 1/373-374</font></span></p>
<p><a name="_ftn8" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref8" title="_ftn8"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[8]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><font size="2"><span> </span>Dr. Mohammad Khair Haekal, <em>al-Jihaad wa al-Qitaal, </em>juz 2/872</font></span></p>
<p><a name="_ftn9" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref9" title="_ftn9"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;font-family:'Trebuchet MS';">[9]</span></span></span></span></span></a><span dir="rtl"></span><span dir="rtl"><span dir="rtl"></span><font size="2" face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2">Dr. Fayid Hammad Mohammad &#8216;Asyuur, <em>Jihaad al-Muslim fi al-Huruub al-Shalbiyyah : al-&#8217;Ashr al-Fathimiy, wa al-Saljukiy, wa al-Zinkiy</em>, hal. 14-15</font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=12&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/dimana-keperwiraan-dan-keberanian-kalian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERJANJIAN EKSTRADISI</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/perjanjian-ekstradisi/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/perjanjian-ekstradisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 10:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siyasah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/perjanjian-ekstradisi/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Syamsuddin Ramadhan Perjanjian internasional (al-mu&#8217;ahidah al-duwaliyyah) adalah kesepakatan yang dibatasi dengan waktu tertentu dan ditandatangani oleh Daulah Islamiyyah dengan negara lain atau entitas-entitas yang selevel dengan negara, untuk mengatur hubungan yang legal dan spesifik antara dua belah pihak dengan menyebutkan aturan-aturan maupun syarat-syarat yang mengatur hubungan tersebut.Pada dasarnya, kaum Muslim boleh mengadakan perjanjian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=11&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center" style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Oleh : Syamsuddin Ramadhan</span></p>
<p align="left" style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p align="left" style="direction:ltr;text-indent:0.5in;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perjanjian internasional (<em>al-mu&#8217;ahidah al-duwaliyyah</em>) adalah kesepakatan yang dibatasi dengan waktu tertentu dan ditandatangani oleh Daulah Islamiyyah dengan negara lain atau entitas-entitas yang selevel dengan negara, untuk mengatur hubungan yang legal dan spesifik antara dua belah pihak dengan menyebutkan aturan-aturan maupun syarat-syarat yang mengatur hubungan tersebut.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span id="more-11"></span>Pada dasarnya, kaum Muslim boleh mengadakan perjanjian dengan kaum Kafir.<span>  </span>Hanya saja, perjanjian tersebut harus dibatasi waktunya (tidak berujud perdamaian abadi), dan ditujukan untuk kemashlahatan jihad atau penyebaran Islam.<span>  </span>Dalil kebolehannya adalah, perjanjian Hudaibiyyah yang ditandangani oleh Rasulullah saw dengan kaum Quraisy. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Namun, jika perjanjian dengan pihak kafir tersebut tidak ditujukan untuk kemashlahatan dakwah dan jihad, maka hukum membuat perjanjian dengan kaum kafir adalah haram.<span>  </span>Alasannya, perjanjian dengan kaum kafir bisa menyebabkan terhentinya aktivitas jihad atas negara kafir tersebut; dan hal ini tidak boleh terjadi, kecuali perjanjian tersebut merupakan media antara untuk kepentingan jihad dan dakwah.<span>    </span>Allah swt berfirman;</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>x</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>þ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>&lt;</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>É</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¡</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>¡</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Þ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>{</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ª</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>`</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>.</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>I</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>H</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>å</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ì</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"></span><span dir="ltr"></span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>&#8220;Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu&#8221;.</span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">[TQS Mohammad (47):35]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perjanjian harus dibatasi masa berlakunya, dan tidak boleh berujud perjanjian abadi.<span>  </span>Bahkan, pembatasan masa perjanjian merupakan syarat sah atas perjanjian dengan kaum kafir.<span>  </span>Sebab, tidak adanya batas waktu, alias keabadian perjanjian akan menyebabkan terhentinya aktivitas jihad.<span>  </span>Padahal, jihad atas negeri-negeri kafir hukumnya wajib bagi Daulah Khilafah Islamiyyah. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Jika perjanjian dengan kaum kafir telah ditandatangani, kaum Muslim wajib menjunjungi tinggi dan memenuhi butir-butir perjanjian, hingga berakhirnya batas waktu perjanjian, atau hingga mereka telah memutuskan perjanjian tersebut karena alasan-alasan tertentu; misalnya karena berkhianat, melanggar butir perjanjian, menyerang kaum Muslim atau dzimmiy, dan lain sebagainya.<span>   </span>Perjanjian juga batal, jika Daulah Khilafah Islamiyyah khawatir akan pengkhianatan mereka berdasarkan bukti-bukti yang cukup.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ketentuan semacam ini didasarkan pada firman Allah swt berikut ini;</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>2</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ã</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>û</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ü</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Å</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>2</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>³</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>«</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ÿ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>¾</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ú</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>%</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>©</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB3;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>?</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>É</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>f</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>¡</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>:</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>F</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>É</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>G</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ç</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>l</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>m</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>;</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>4</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>¨</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>©</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ú</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ü</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>É</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>­</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>G</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ð</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> <span></span></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>&#8220;<em>Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharaam? Maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa</em>&#8220;.[TQS Al-Taubah (9):7]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¨</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span> </span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Æ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>`</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>B</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>%</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Å</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>z</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>õ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>7</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>/</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>4</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>n</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>?</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>&gt;</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>4</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>¨</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>©</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ä</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>û</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>ü</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Í</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>¬</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>!</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>:</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ñ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> <span></span></span><span dir="ltr"></span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>&#8220;Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, Maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat&#8221;.</span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">[TQS Al-Anfaal (8):58]</span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>b</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>þ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>W</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>3</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¯</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>.</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>`</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>i</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>B</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>/</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>d</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ô</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ã</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>Û</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>u</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>r</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>û</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ô</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>M</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>à</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>6</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>(</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>þ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Ï</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>G</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>)</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ù</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>p</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>£</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Í</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>¬</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ì</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>ÿ</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>à</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>6</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ø</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>$</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>#</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span> </span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¯</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>R</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>Î</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>)</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>I</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>w</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>z</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>`</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>»</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>J</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>÷</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>r</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>&amp;</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ó</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>O</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>ö</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>N</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>¯</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>=</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>y</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>è</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>s</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>9</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span></span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>c</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>q</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB4;" dir="ltr"><span>ß</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>g</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB1;" dir="ltr"><span>G</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>^</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB5;" dir="ltr"><span>t</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span></span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> </span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span dir="ltr"></span><span>Ç</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ê</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>Ë</span></span><span style="font-size:16pt;font-family:HQPB2;" dir="ltr"><span>È</span></span><span dir="rtl"></span><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';"><span dir="rtl"></span> <span></span></span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>&#8220;<em>Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, Maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, Karena, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti</em>&#8220;.[TQS Al-Taubah (9):12]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Atas dasar itu, jika kaum kafir merusak perjanjian, atau mengabaikan salah satu butir perjanjian, maka mereka telah membatalkan perjanjian; dan halal bagi kita untuk memerangi mereka pada saat itu juga (pada saat mereka membatalkan atau merusak isi perjanjian). </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perjanjian Ekstradiksi</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perjanjian ekstradisi bagi para pelaku kriminal adalah suatu perjanjian yang mengharuskan negara yang menandatangani perjanjian tersebut untuk menyerahkan seseorang atau orang-orang yang berada di wilayahnya kepada negara lain yang meminta agar orang itu diserahkan untuk diadili atas kejahatan yang dituduhkan kepadanya atau untuk menerapkan hukuman/sanksi yang telah diputuskan untuknya oleh pengadilan negara yang meminta ekstradisi tadi.<strong></strong></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Pelaksanaan pengembalian pelaku kriminal itu disesuaikan dengan perjanjian yang telah disepakati, mulai dari prosedur penyerahan; batasan-batasan orang-orang yang boleh dikembalikan, dan jenis-jenis kejahatan yang mengharuskan ekstradisi. </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Dalil Disyari’atkannya Perjanjian Ekstradisi</span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Pada dasarnya, perjanjian ekstradisi dibolehkan berdasarkan sunnah.<span>  </span>Sebab, di dalam perjanjian Hudaibiyyah Hudaibiyyah terkandung butir yang mengharuskan kaum Muslim mengembalikan penduduk Mekkah yang Muslim dan datang kepada mereka.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Hal ini menunjukkan bahwa negara-negara asing boleh meminta kembali rakyatnya karena kejahatan yang mereka lakukan di negeri mereka.<a name="_ftnref1" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference">1</span></a></span><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></strong><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Syarat sahnya perjanjian ekstradisi</span></strong><strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></strong><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Hanya saja, perjanjian ekstradisi baru sah jika memenuhi syarat-syarat berikut ini:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>1)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Orang yang diminta untuk diektradisi bukan termasuk rakyat negara Islam<a name="_ftnref2" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference">2</span></a></span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">.<span>  </span>Sebab, </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">negara Islam </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">berhak dan wajib </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">menghukum rakyatnya atas segala kejahatan yang dilakukannya di dalam </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">maupun </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">di luar <em>darul Islam</em>.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>2)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kejahatan yang dilakukan oleh warga negara asing harus dilakukan di luar <em>darul Islam, </em><span>bukan dilakukan di dalam Daar al-Islam</span>.<em> </em>Ekstradisi tidak berlaku bagi warga negara asing yang melakukan kejahatan di dalam darul Islam; pasalnya, negara Khilafah adalah pihak yang paling berhak untuk memberlakukan sanksi terhadap setiap orang yang melakukan kejahatan di dalam <em>darul Islam</em>.Di dalam perjanjian ekstradisi terdapat beberapa hukum lain, yaitu: (1) perjanjian boleh dilakukan tanpa adanya kompensasi (timbal balik), seperti negara Islam harus mengembalikan rakyat negara tertentu, sementara negara lain tidak harus mengembalikan rakyat negara Islam kepada kita.<span>  </span>Hal ini terjadi pada perjanjian Hudaibiyyah dimana tidak terdapat teks yang mengharuskan adanya kompensasi timbal balik. (2) Kejahatan yang membolehkan adanya ekstradisi tidak dibedakan dengan kejahatan yang tidak membolehkan ekstradisi. <span> </span>Tidak ada perbedaan antara kejahatan satu dengan kejahatan yang lain.<span>  </span>Dengan demikian, Negara Islam tidak harus membeda-bedakan orang yang boleh diekstradisi. Negara menjalankan sesuatu sesuai dengan apa yang dianggapnya cocok untuk setiap keadaan.</span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>3)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Penjahat boleh dikembalikan ke negara asal, meskipun kejahatan yang dilakukannya menurut syariat Islam tidak termasuk kejahatan. Kaum Quraisy menganggap masuk Islamnya seseorang dari warganya adalah suatu kejahatan, padahal menurut Islam bukanlah termasuk tindak kejahatan. Meskipun demikian Rasulullah saw konsisten dengan mengembalikan Muslim yang datang dari Quraisy ke Madinah.</span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>4)<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Boleh mengekstradisi seseorang kepada bukan negara asalnya apabila hal itu terdapat di dalam teks perjanjian<a name="_ftnref3" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference">1</span></a>.</span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perjanjian ekstradisi tidak akan dilakukan dengan negara lain, tanpa adanya perjanjian yang menyebutkan hal itu. <span> </span>Sebab, hal ini bertentangan dengan pengertian keamanan yang diberikan negara Islam kepada negara tersebut. <span>  </span>Ini berbeda jika perjanjian ekstradisi merupakan pelaksanaan suatu perjanjian; pasalnya, tidak ada pertentangan antara penerapan perjanjian dengan pengertian keamanan. Pada saat itu keamanan diukur berdasarkan asas keterikatannya terhadap perjanjian<a name="_ftnref4" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference">2</span></a>.<span>    </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span dir="rtl"><font face="Times New Roman"> </font></span><br /><font face="Times New Roman"><br />
<hr SIZE="1" width="33%" align="right" /></font></p>
<p><a name="_ftn1" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2">1</font></span></span></a><font size="2"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> Lihat: Ahkam adz-Dzimmiyyiin wa al-Musta’minin fi Dar Islam, oleh Abdul Karim Zaidan hal 120-121. Majmu’ah Buhuts Fiqhiyyah, oleh Abdul Karim Zaidan hal 83. At-Tasyri’ al-Jinaiy fil Islam, jld 1/300-301.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></font></p>
<p><a name="_ftn2" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2">2</font></span></span></a><font size="2"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> At-Tasyri’ al-Jinaaiy fil Islam, oleh Abdul Qadir Audah, jld 1/299.</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"></span></font></p>
<p><a name="_ftn3" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2">1</font></span></span></a><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> <em>At-Tasyri’ al-Jinaiy fil Islam</em>, oleh Abdul Qadir Audah, jld 1/200.</font></span></p>
<p><a name="_ftn4" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2">2</font></span></span></a><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> Idem 1/300-301</font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=11&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/perjanjian-ekstradisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENUJU ISLAM KAAFFAH: MASIHKAH BERALASAN DENGAN DARURAT?</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/menuju-islam-kaaffah-masihkah/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/menuju-islam-kaaffah-masihkah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 09:55:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Da'wah dan Perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/menuju-islam-kaaffah-masihkah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Syamsuddin Ramadhan  Kewajiban utama seorang muslim adalah menjalankan perintah Allah secara menyeluruh.   Al-Quran telah menyatakan hal ini dengan sangat jelas. “Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu kepada Iislam secara menyeluruh.  Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu.” [Al-Baqarah:208]Dalam  menafsirkan ayat ini, Imam Ibnu Katsir menyatakan: “Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=9&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyTextIndent"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Oleh : Syamsuddin Ramadhan </span></p>
<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyTextIndent"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Kewajiban utama seorang muslim adalah menjalankan perintah Allah secara menyeluruh.<span>   </span>Al-Quran telah menyatakan hal ini dengan sangat jelas. </span><em><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">“Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu kepada Iislam secara menyeluruh.<span>  </span>Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu.” [Al-Baqarah:208]</span></em><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';"><span id="more-9"></span>Dalam<span>  </span>menafsirkan ayat ini, <strong>Imam Ibnu Katsir </strong>menyatakan: “<em>Allah swt telah memerintahkan hamba-hambaNya yang mukmin dan mempercayai RasulNya agar mengadopsi system keyakinan Islam (‘aqidah) dan syari’at Islam, mengerjakan seluruh perintahNya dan meninggalkan seluruh laranganNya selagi mereka mampu.”[</em><strong>Ibnu Katsir</strong><em>, Tafsir Ibnu Katsir I/247]</em></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Imam al-Nasafiy<span>  </span></span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">menyatakan bahwa, ayat ini merupakan perintah untuk senantiasa berserah diri dan taat kepada Allah swt atau Islam.<span>   </span>Kata “<em>kaaffah”</em>adalah <em>haal </em>dari dlamir “<em>udkhulu<strong>”</strong></em><strong> , </strong>dan bermakna <em>“jamii’an”(menyeluruh. )</em>[<strong>Imam al-Nasafiy</strong>, <em>Madaarik al-Tanzil wa Haqaaiq al-Ta’wiil</em>, I/112]</span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Qurthubiy </span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">menjelaskan bahwa, lafadz “kaaffah” merupakan “haal” dari dlamiir “<em>mu’miniin’</em>.<span>   </span>Makna “kaaffah” adalah <em>“jamii’an”</em>[<strong>Imam Qurthubiy</strong>, <em>Tafsir Qurthubiy, </em>III/18]</span><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Diriwayatkan dari Ikrimah bahwa, ayat ini diturunkan pada kasus Tsa’labah, ‘Abdullah bin Salam, dan beberapa orang Yahudi.<span>  </span>Mereka mengajukan permintaan kepada Rasulullah saw agar diberi ijin merayakan hari Sabtu sebagai hari raya mereka.<span>   </span>Selanjutnya, permintaan ini dijawab oleh ayat tersebut di atas.<span>  </span></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Thabariy </span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">menyatakan : “<em>Ayat di atas merupakan<span>  </span>perintah kepada<span>  </span>orang-orang beriman untuk menolak selain hukum Islam; perintah untuk menjalankan syari’at Islam secara menyeluruh; dan larangan mengingkari satupun hukum yang merupakan bagian dari hukum Islam.”</em>[<strong>Imam Thabariy</strong>, <em>Tafsir Thabariy, II/337]</em></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Ayat di atas merupakan penjelasan yang sangat gamblang, bahwa kaum mukmin diperintahkan untuk menjalankan perintah Allah secara menyeluruh.<span>   </span></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Anehnya ada sebagian kaum muslim enggan atau bahkan bersikap apriori terhadap “Islam kaaffah”.<span>  </span>Tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa, memberlakukan Islam secara kaaffah merupakan sebuah kemustahilan dan utopia belaka.<span>   </span></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Sebagian lagi beralasan bahwa, mereka tidak memiliki kemampuan untuk menjalankan syari’ah Islam secara kaaffah.<span>  </span>Akibatnya, mereka tetap saja bergelimang dengan aktivitas-aktivitas haram dengan dalih tidak mampu dan darurat.<span>  </span></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Lalu, bagaimana kita menyikapi persepsi-persepsi semacam ini?<span>  </span>Lalu, batasan apa saja yang menjadikan seorang muslim diperbolehkan untuk melakukan “perkara-perkara haram”.<span>  </span>Apa ukuran mampu dan tidak mampu itu? Apa ukuran darurat dan tidak darurat itu?</font></span><span style="font-size:13pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS"> </font></span><strong><span style="font-size:13pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Apa Darurat Itu? </font></span></strong><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Secara literal beberapa ‘ulama mendefinisikan dlarurat (darurat) sebagai berikut; <strong>Al-Jurjani </strong>menyatakan: <em>“Darurat itu berasal dari kata al-dlarar yang bermakna sesuatu yang turun tanpa ada yang bisa menahannya.</em>”[<strong>Al-Jurjani</strong>, <em>al-Ta’riifaat</em>, hal.120]</font></span><font face="Trebuchet MS"><strong><span style="font-size:11pt;color:windowtext;">Imam Ibnu Mandzur </span></strong><span style="font-size:11pt;color:windowtext;">berkata: “<em>Makna dari idlthiraar ialah, membutuhkan sesuatu”</em>.<span>  </span>[<strong>Ibnu Mandzur</strong>, <em>Lisaan al-‘Arab</em>].<span>  </span>Al-Laits menyatakan : idlthaara bermakna, bahwa seseorang itu benar-benar membutuhkan sesuatu.”</span></font><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Dalam kamus Muhith disebutkan bahwa, makna dari idlthiraar adalah al-ihtiyaaj ila al-syaai (membutuhkan sesuatu).<span>   </span></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Secara syar’iy yang disebut dengan darurat adalah sebagai berikut:</font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Al-Hamawiy dalam catatan pinggir atas Kitab Al-Asybah wa al-Nadzaair, mendefinisikan darurat:</font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">”<em> Sebuah keadaan dimana seseorang berada dalam suatu batas apabila ia tidak melanggar sesuatu yang diharamkan maka ia bisa mengalami kematian atau nyaris mati.”</em></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Sebagian ulama madzhab Maliki menyatakan:</font></span><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;color:windowtext;">“<em>Darurat adalah mengkhawatirkan diri dari kematian berdasarkan keyakinan atau sekedar sangkaan kuat.”[Syarah Kabiir Ma’a Hasyiyaat al-Dasuqiy, jilid II/85]</em></span><em><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"></span></em></font><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Menurut ‘ulama madzhab <strong>Hanafi</strong>, makna dlarurat yang berkaitan dengan rasa lapar, ialah seandainya seseorang tidak mau mengkonsumsi barang yang diharamkan dikhawatirkan ia bisa mati atau setidaknya ada anggota tubuhnya yang akan menjadi cacat.<span>  </span>Seorang yang dipaksa akan dibunuh atau dipotong salah satu anggota tubuhnya, apabila tidak mau memakan atau meminum sesuatu yang diharamkan, itu berarti ia sedang dalam keadaan dlarurat. …Tetapi, kalau ancamannya tidak terlalu berat, seperti hanya dipenjara setahun atau dihukum dengan diikat, namun tetap diberi makan dan minum, itu berarti ia masih punya pilihan.<span>  </span>Dengan kata lain ia tidak sedang dalam keadaan dlarurat. [<strong>Dr. ‘Abdullah Ibn Mohammad Ibn Ahmad al-Thariqiy</strong>,<span>  </span><em>al-Idlthiraar Ila al-Ath’imah wa al-Adwiyah al-Muharramaat.<span>  </span></em>Lihat pula <em>Kasyful Asraar, jilid IV, hal.1517] </em></font></span><font face="Trebuchet MS"><span><span>          </span>Dalam kitab Ahkaam al-Quran karya Abu Bakar al-Jashshash disebutkan, bahwa makna dlarurat adalah rasa takut seseorang kepada bahaya yang dapat melenyapkan nyawa, atau bisa mencelakai salah satu anggota tubuhnya, karena ia tidak mau makan atau meminum sesuatu yang diharamkan.[<strong>Abu Bakar al-Jash-shash, </strong><em>Ahkaam al-Quran<span>  </span>jilid I, hal.159]</em></span></font></p>
<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText"><span><font face="Trebuchet MS"><span>          </span>Walhasil, selama kita masih memiliki pilihan dan tidak berada dalam kondisi darurat sebagaimana definisi di atas, maka kita diharamkan sama sekali untuk melanggar aturan Allah swt, meninggalkan kewajiban maupun mengerjakan tindak yang diharamkan Allah swt.<span>   </span></font></span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS"> </font></span><font face="Trebuchet MS"><strong><span style="font-size:13pt;color:windowtext;">Memahami Istitha’ah (Kemampuan)</span></strong><strong><span style="font-size:13pt;color:windowtext;"></span></strong></font><font face="Trebuchet MS"><strong><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><span>          </span></span></strong><span style="font-size:11pt;color:windowtext;">Benar,<span>  </span>Al-Quran telah mengkaitkan antara kewajiban untuk menjalankan hukum Islam dengan kemampuan (<em>istitha’ah</em>).<span>   </span></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"></span></font><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><span>          </span>“<em>Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu, dan dengarlah serta taatlah…”[al-Thaghabun:16]</em></span><em><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"></span></em></font><font face="Trebuchet MS"><span><span>          </span>Ayat ini memberikan penjelasan kepada kita bahwa, kewajiban untuk menjalankan perintah Allah akan gugur jika kita tidak memiliki kemampuan.<span>  </span>Sebab, Allah swt mengkaitkan kewajiban untuk mengerjakan perintahNya dengan kemampuan.<span>   </span>Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda, ‘</span></font><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><span>          </span>“<em>Jika aku memerintahkan kepada kalian suatu perkara, maka<span>  </span>kerjakanlah apa yang kalian mampu.”[lihat catatan pinggir dalam, Al-Hafidz Suyuthiy, al-Asybah wa al-Nadzaair].<span>  </span></em></span><em><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"></span></em></font></p>
<p style="text-indent:0.5in;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText"><span><font face="Trebuchet MS">Atas dasar itu, apa yang kita tidak mampu mengerjakannya maka kita tidak diwajibkan untuk memikulnya.<span>  </span></font></span></p>
<p><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;color:windowtext;">Ibadah haji adalah wajib.<span>  </span>Namun, bagi mereka yang tidak mampu secara finansial maupun fisik, diberi keringanan untuk tidak melaksanakan ibadah tersebut.<span>  </span>Begitu pula zakat dan puasa.<span>  </span>Zakat hanya diwajibkan bagi orang yang memiliki kemampuan secara finansial dan telah terpenuhi syarat-syaratnya.<span>   </span>Puasa diwajibkan bagi mereka yang mampu melaksanakannya.<span>  </span>Orang sakit, maupun orang yang sudah tua renta diberi keringanan untuk tidak mengerjakan ibadah tersebut.</span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"></span></font><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS"><span>          </span>Ulama fiqh membagi <em>istitha’ah</em> (kemampuan) menjadi<span>  </span>tiga.</font></span></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"><font face="Trebuchet MS">Kemampuan secara materi (istitha’ah maaliyah)</font></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"><font face="Trebuchet MS">Kemampuan secara fisik (istitha’ah jasadiyah)</font></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"><font face="Trebuchet MS">Kemampuan secara pemikiran (istitha’ah fikriyah)</font></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS"> </font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Kemampuan materi adalah kemampuan material yang memungkinkan seseorang mengerjakan perintah Allah swt. </font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Apabila perintah disertai dengan syarat istitha’ah maaliyyah, maka siapa saja yang tidak memiliki kemampuan maaliyah, ia diberi keringanan untuk tidak melaksanakan kewajiban tersebut.<span>  </span>Contohnya, ibadah haji, zakat, dan lain-lain.<span>  </span>Orang yang tidak memiliki kemampuan keuangan, maka dirinya diberi keringanan untuk tidak melaksanakan ibadah tersebut.</font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Kemampuan fisik, adalah kemampuan dari sisi fisik yang memungkinkan seseorang mengerjakan perintah Allah swt.<span>   </span>Contohnya ibadah haji, jihad, dan lain sebagainya.<span>  </span>Ibadah haji tidak dibebankan bagi orang yang tidak memiliki kemampuan fisik yang prima.<span>  </span>Demikian juga jihad.<span>  </span>Jihad tidak dibebankan kepada orang yang sakit, anak kecil maupun tua renta. </font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Kemampuan fikriyah, adalah kemampuan dari sisi pemikiran yang memungkinkan seseorang mengerjakan perintah Allah swt.<span>  </span>Contohnya, ijtihad.<span>  </span>Ijtihad adalah suatu aktivitas menggali hukum yang memerlukan kemampuan secara pemikiran.<span>  </span>Orang bodoh yang tidak memahami Islam dengan benar tidak dibebani untuk melakukan ijtihad.<span>   </span>Ijtihad hanya diwajibkan bagi orang-orang yang memiliki kemampuan pemikiran. </font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Akan tetapi, jika kita mencermati nash-nash syari’at, kita akan mendapatkan bahwa, kemampuan (istitha’ah) selalu dikaitkan dengan perintah untuk menjalankan hukum Allah.<span>  </span></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Berbeda dengan konteks meninggalkan larangan Allah.<span>  </span>Setiap orang pasti mampu meninggalkan perbuatan yang diharamkan oleh Allah.<span>  </span>Oleh karena itu, dalam konteks meninggalkan larangan Allah, al-Quran tidak mengkaitkannya dengan <em>istitha’ah</em> (kemampuan).<span>  </span>Sebab, setiap orang pasti mampu meninggalkan larangan Allah.<span>   </span>Atas dasar itu, tidak dibenarkan ada seseorang tidak mau meninggalkan zina, riba, maupun perbuatan yang dilarang oleh Allah dengan alasan masih belum mampu (<em>istithaa&#8217;ah</em>).<span>  </span></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Hanya saja, kita tidak boleh mempersepsi ada ajaran Islam yang tidak bisa dipikul atau dilaksanakan oleh umat manusia.<span>   </span>Sebab, taklif (ajaran Islam) yang dibebankan kepada kita merupakan taklif yang seluruh manusia bisa memikulnya.<span>  </span>Allah swt berfirman, artinya:</font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">“<em>Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”[Al-Baqarah:286].<span>  </span></em><span> </span></font></span><span style="font-size:11pt;color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS">Ayat ini merupakan bukti nyata bahwa, Islam merupakan ajaran yang mudah, dan seluruh manusia pasti bisa memikulnya.<span>   </span>Kita sama sekali tidak boleh mempersepsi ada sebagian ajaran Islam yang manusia tidak sanggup untuk memikulnya, meskipun dalam pelaksanaannya selalu dikaitkan dengan <em>istitha’ah</em>.<span>   </span>Menuju Islam kaaffah merupakan kewajiban setiap muslim.<span>  </span>Menuju Islam <em>kaaffah</em> adalah perkara yang mudah dan pasti bisa diwujudkan dalam kenyataan hidup kita, selama kita memahami <em>thariqah</em> (jalan) untuk menuju ke sana.<span>   </span>Bagi orang yang memahami bagaimana cara menuju Islam kaaffah, maka perjuangan untuk merealisasikannya bukanlah sesuatu yang susah dan mustahil.<span>  </span>Hanya orang yang tidak tahu jalan menuju ke sana saja yang akan menyatakan susah dan utopis.<span>   </span>Atas dasar itu, kewajiban yang tahu adalah memberi tahu yang tidak tahu.<span>   </span></font></span><span style="color:windowtext;"><font face="Trebuchet MS"> </font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=9&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/menuju-islam-kaaffah-masihkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEWAJIBAN MENTAATI PENGUASA</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/kewajiban-mentaati-penguasa/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/kewajiban-mentaati-penguasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 09:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siyasah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/kewajiban-mentaati-penguasa/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Syamsuddin Ramadhan  Pentingnya Taat Kepada Penguasa          Pada dasarnya, ketaatan adalah sendi utama bagi kelangsungan hidup sebuah masyarakat dan negara.   Lebih dari itu, keteraturan, kedisiplinan, dan ketertiban suatu masyarakat dan negara bisa diukur dari sejauh mana kadar ketaatan rakyatnya.   Tatkala rakyat tidak memiliki ketaatan lagi, sesungguhnya masyarakat dan negara tersebut tengah berjalan menuju kehancuran. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=8&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-indent:0;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoTitle"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Oleh : Syamsuddin Ramadhan<strong> </strong></span></p>
<p style="text-indent:0;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoTitle"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<p><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><strong>Pentingnya Taat Kepada Penguasa</strong></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Pada dasarnya, ketaatan adalah sendi utama bagi kelangsungan hidup sebuah masyarakat dan negara.<span>   </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Lebih dari itu, keteraturan, kedisiplinan, dan ketertiban suatu masyarakat dan negara bisa diukur dari sejauh mana kadar ketaatan rakyatnya.<span>   </span>Tatkala rakyat tidak memiliki ketaatan lagi, sesungguhnya masyarakat dan negara tersebut tengah berjalan menuju kehancuran. Roda pemerintahan dan negara tidak berjalan, bahkan terancam oleh anarkhi dan krisis yang berlarut-larut.<span>  </span>Ini disebabkan karena, pondasi negara dan masyarakat tersebut, yakni ketaatan,<span>  </span>telah merapuh.<span>  </span>Jika pondasi dasarnya rapuh, tentunya, bangunan yang ada di atasnya akan jatuh dan hancur berkeping-keping</span><a name="_ftnref1" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn1" title="_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[1]</span></span></span></span></span></a><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.<span>    </span>Oleh karena itu, ketaatan merupakan perkara penting yang tidak bisa diabaikan dan disepelekan oleh setiap umat maupun bangsa. </span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Untuk mewujudkan ketaatan, Islam telah menyitir masalah ini di banyak ayat.<span>  </span>Ini ditujukan agar ketaatan benar-benar bisa terwujud di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan negara.</span><a name="_ftnref2" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn2" title="_ftnref2"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[2]</span></span></span></span></span></a><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>   </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span id="more-8"></span>Ketaatan yang paling penting adalah ketaatan kepada Allah dan Rasulullah saw.<span>  </span>Ini bisa dimengerti karena, ketaatan kepada Allah dan RasulNya merupakan pilar dasar yang membangun ketaatan-ketaatan yang lain.<span>  </span>Dengan kata lain, prinsip ketaatan harus ditegakkan di atas ketaatan kepada Allah swt dan RasulNya, dan tidak ada ketaatan dalam kemaksiyatan kepada Allah dan RasulNya.</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span>Untuk mewujudkan ketaatan kepada Rasulullah,<span>  </span>Allah swt telah membekali beliau dengan berbagai macam mukjizat, risalah, dan kepribadian beliau yang luhur.<span>  </span>Ketiga unsur ini benar-benar telah mampu menciptakan ketaatan kepada Rasulullah di dalam sanubari kaum muslim dan warga negara Daulah Islamiyyah pada saat itu</span><a name="_ftnref3" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn3" title="_ftnref3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[3]</span></span></span></span></span></a><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.<span>  </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Tidak cukup hanya itu saja, di banyak ayat,<span>  </span>Allah swt telah memerintahkan kaum muslim untuk taat kepada Allah dan RasulNya.<span>  </span>Al-Quran telah mengulang-ulang perintah ini di banyak tempat, hingga ketaatan menjadi karakter khas seorang muslim.<span>   </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Allah swt berfirman, artinya:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Barangsiapa mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah.<span>  </span>Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara mereka</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”[al-Nisaa:80]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلَّا لِيُطَاعَ بِإِذْنِ اللَّهِ </span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul, melainkan untuk ditaati dengan seijin Allah..”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[al-Nisaa’:64]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang diberi anugrah ni’mat oleh Allah, yaitu Nabi-nabi, para shiddiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh.<span>  </span>Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.”[</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">al-Nisaa’:69]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri di antara kalian.<span>  </span>Kemudian, jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (sunnah), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.<span>  </span>Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”[al-Nisaa’:59]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَاحْذَرُوا فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّمَا عَلَى رَسُولِنَا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul(Nya), dan berhati-hatilah.<span>  </span>Jika kamu berpaling maka ketahuilah sesungguhnya<span>  </span>kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan dengan terang</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”[al-Maidah:92]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ</span><span dir="ltr"></span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“..dan taatilah Allah dan RasulNya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Anfaal:1]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَوَلَّوْا عَنْهُ وَأَنْتُمْ تَسْمَعُونَ</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan RasulNya dan janganlah kamu berpaling daripadaNya sedangkan kami mendengar (perintah-perintahNya).,</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Anfaal:20]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan taatlah kepada Allah dan RasulNya dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah.<span>  </span>Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Anfaal:46]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Hai orang-orang yang beriman taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan pahala amal-amalmu.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[Mohammad:33]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan barangsiapa taat kepada Allah dan rasulNya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepadaNya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Nur:52]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Dan barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[al-Ahzab:71]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَنْ يَتَوَلَّ يُعَذِّبْهُ عَذَابًا أَلِيمًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan barangsiapa taat kepada Allah dan RasulNya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barangsiapa yang berpaling niscaya akan diadzabNya dengan adzab yang pedih.”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[al-Fath:17]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ketaatan yang diperintahkan Allah pada ayat-ayat di atas ditujukan untuk menciptakan kedisiplinan, ketertiban, serta keteraturan hidup di tengah-tengah masyarakat.<span>   </span>Akan tetapi, jika di dalam diri kaum muslim muncul ketaatan yang akan menyebabkan hancurnya eksistensi Islam dan kaum muslim, ketidakdisiplinan, serta kekufuran, maka Allah swt melarang dengan tegas ketaatan semacam ini.<span>   </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dengan kata lain, jika ketaatan tersebut justru berlawanan dengan Islam, atau menuju jalan selain Allah, maka syara’ telah melarangnya dengan sangat tegas.<span>   </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Allah swt berfirman:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Kahfi:28]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُمْ بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan al-Quran dengan jihad yang besar.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Furqaan:52]</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللَّهَ وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang-orang kafir dan orang-orang munafik.<span>  </span>Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Ahzab:1]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَ وَدَعْ أَذَاهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ وَكِيلًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dan janganlah kami menuruti orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu.<span>  </span>Janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakkallah kepada Allah.<span>  </span>Dan cukjuplah Allah sebagai pelindung.”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[al-Ahzab:48]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Qalam:8]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina.</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[al-Qalam:10]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ ءَاثِمًا أَوْ كَفُورًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Maka bersabarlah kamu untuk melaksanakan ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang-orang yang berdosa dan orang yang kafir diantara mereka</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”[al-Insaan:24]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>                   </span>Adapun terhadap penguasa, Al-Quran dan telah mewajibkan kaum muslim untuk mentaatinya dalam batas-batas ketetapan Islam.<span>  </span>Allah swt berfirman:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri di antara kalian.<span>  </span>Kemudian, jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (sunnah), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.<span>  </span>Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya.”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[al-Nisaa’:59]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ketaatan yang diperintahkan Allah swt dalam ayat ini bersifat mutlak (muthlaq), tanpa ada batasan (taqyiid).<span>  </span>Artinya, kewajiban mentaati penguasa muslim harus dilakukan dalam kondisi apapun, dan dalam urusan apapun, semampang mereka tidak memerintahkan rakyat untuk berbuat maksiyat.<span>   </span>Ketaatan di sini juga mencakup ketaatan kepada penguasa-penguasa dzalim dan fasik yang masih tetap menjalankan roda pemerintahan berdasarkan hukum-hukum Allah.<span>  </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Di dalam banyak hadits, Rasulullah saw telah memerintahkan kaum muslim untuk mentaati penguasa selama mereka menegakkan hukum-hukum Allah swt, dan tidak memerintahkan mereka berbuat maksiyat.</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Bukhari menuturkan sebuah riwayat dari Abi Salamah bin ‘Abdirrahman, bahwasanya ia mendengar Abu Hurairah berkata:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-weight:normal;font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">مَنْ أَطَاعَنِي فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ عَصَى اللَّهَ وَمَنْ أَطَاعَ أَمِيرِي فَقَدْ أَطَاعَنِي وَمَنْ عَصَى أَمِيرِي فَقَدْ عَصَانِي</span><span dir="ltr"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span><span> </span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Rasulullah saw telah bersabda, “Siapa saja yang mentaati aku, maka dia telah mentaati Allah swt, dan barang siapa bermaksiyat kepadaku, sungguh dia telah bermaksiyat kepada Allah.<span>  </span>Siapa saja yang mentaati pemimpinku, maka dia telah mentaatiku; dan barangsiapa tidak taat kepada pemimpinku, maka dia telah berbuat maksiyat kepadaku..”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Bukhari]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dalam sebuah hadits juga dikisahkan, bahwasanya Rasulullah saw bersabda:</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">اسْمَعْ وَأَطِعْ وَلَوْ لِعَبْدٍ مُجَدَّعِ الْأَطْرَافِ </span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dengar dan taatilah pemimpin yang diangkat untuk memimpin kalian, sekalipun dia seorang budak hitam yang kepalanya banyak ditumbuhi bisul</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”[HR. Bukhari]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya:</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ رَبِّ الْكَعْبَةِ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَإِذَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ جَالِسٌ فِي ظِلِّ الْكَعْبَةِ وَالنَّاسُ مُجْتَمِعُونَ عَلَيْهِ فَأَتَيْتُهُمْ فَجَلَسْتُ إِلَيْهِ فَقَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا فَمِنَّا مَنْ يُصْلِحُ خِبَاءَهُ وَمِنَّا مَنْ يَنْتَضِلُ وَمِنَّا مَنْ هُوَ فِي جَشَرِهِ إِذْ نَادَى مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ جَامِعَةً فَاجْتَمَعْنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ نَبِيٌّ قَبْلِي إِلَّا كَانَ حَقًّا عَلَيْهِ أَنْ يَدُلَّ أُمَّتَهُ عَلَى خَيْرِ مَا يَعْلَمُهُ لَهُمْ وَيُنْذِرَهُمْ شَرَّ مَا يَعْلَمُهُ لَهُمْ وَإِنَّ أُمَّتَكُمْ هَذِهِ جُعِلَ عَافِيَتُهَا فِي أَوَّلِهَا وَسَيُصِيبُ آخِرَهَا بَلَاءٌ وَأُمُورٌ تُنْكِرُونَهَا وَتَجِيءُ فِتْنَةٌ فَيُرَقِّقُ بَعْضُهَا بَعْضًا وَتَجِيءُ الْفِتْنَةُ فَيَقُولُ الْمُؤْمِنُ هَذِهِ مُهْلِكَتِي ثُمَّ تَنْكَشِفُ وَتَجِيءُ الْفِتْنَةُ فَيَقُولُ الْمُؤْمِنُ هَذِهِ هَذِهِ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُزَحْزَحَ عَنْ النَّارِ وَيُدْخَلَ الْجَنَّةَ فَلْتَأْتِهِ مَنِيَّتُهُ وَهُوَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَأْتِ إِلَى النَّاسِ الَّذِي يُحِبُّ أَنْ يُؤْتَى إِلَيْهِ وَمَنْ بَايَعَ إِمَامًا فَأَعْطَاهُ صَفْقَةَ يَدِهِ وَثَمَرَةَ قَلْبِهِ فَلْيُطِعْهُ إِنْ اسْتَطَاعَ فَإِنْ جَاءَ آخَرُ يُنَازِعُهُ فَاضْرِبُوا عُنُقَ الْآخَرِ </span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';" dir="ltr"></span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Zahir bin Harb dan Ishaq bin Ibrahim telah bercerita kepada kami, Ishaq berkata telah memberi khabar kepada kami dan Zahir berkata telah bercerita kepada kami Jarir dari A&#8217;masy dari Zaid bin Wahab dari Abdurrahman bin Abdu Rabil Ka&#8217;bah berkata: Aku masuk dalam masjid, dan ketika Abdullah bin Amru bin &#8216;Ash duduk di naungan Ka&#8217;bah dan manusia mengelilinginya, aku menghampirinya lalu aku duduk di hadapannya, kemudian dia berkata : Kami pernah bersama Nabi saw dalam suatu perjalanan, kemudian kami singgah di suatu tempat persinggahan,&#8230;&#8230;ketika seseorang menyeru untuk shalat berjamaah, kami kemudian berkumpul di sekeliling Rasulullah saw. Lalu Rasul bersabda : Sesungguhnya tiada seorang Nabi sebelumku kecuali mereka memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan umatnya kepada kebaikan, dan mengingatkan dari keburukan dari apa diketahuinya bagi mereka. Sampai kemudian Nabi bersabda: Siapa saja yang telah membai&#8217;at seorang Imam lalu memberikan uluran tangan dan buah hatinya, maka hendaknya ia mentaatinya. </span></em><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Jika datang orang lain hendak mengambil alih kekuasaannya, maka penggallah leher orang itu.&#8221; </span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Muslim]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Hadits-hadits di atas juga datang dalam bentuk muthlaq tanpa ada batasan.<span>   </span>Dengan kata lain, perintah untuk mentaati penguasa mesti dilakukan dalam kondisi dan perkara apapun, baik penguasa itu dzalim dan fasik, selama mereka masih menjalankan roda pemerintahan berdasarkan hukum-hukum Allah swt. </span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ada beberapa riwayat yang memerintahkan kaum muslim untuk mentaati penguasa-penguasa dzalim dan fasik.<span>  </span>Hisyam bin ‘Urwan meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ra, bahwasanya ia menyatakan, bahwa Rasulullah saw bersabda:</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span>“</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Setelahku akan ada para penguasa, maka yang baik akan memimpin kalian dengan kebaikannya, sedangkan yang jelek akan memimpin kalian dengan kejelekannya.<span>  </span>Untuk itu, dengar dan taatilah mereka dalam segala urusan bila sesuai dengan yang haq.<span>  </span>Apabila mereka berbuat baik, maka kebaikan itu adalah hak bagi kalian.<span>  </span>Apabila mereka berbuat jelek maka kejelekan itu hak bagi kalian untuk mengingatkan mereka, serta kewajiban mereka untuk melaksanakannya</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Bukhari menuturkan sebuah hadits dari ‘Abdullah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda kepada kami:</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Kalian akan melihat pada masa setelahku, ada suatu keadaan yang tidak disukai serta hal-hal yang kalian anggap mungkar.<span>  </span>Mereka (para shahabat) bertanya, “Apa yang engkau perintahkan kepada kami, wahai Rasulullah?<span>   </span>Beliau menjawab, “Tunaikanlah hak mereka, dan memohonlah kepada Allah hak kalian</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”[HR. Bukhari]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Abu Raja’, dari Ibnu ‘Abbas, dinyatakan, bahwasanya Rasulullah saw bersabda:</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">مَنْ كَرِهَ مِنْ أَمِيرِهِ شَيْئًا فَلْيَصْبِرْ عَلَيْهِ فَإِنَّهُ لَيْسَ أَحَدٌ مِنْ النَّاسِ خَرَجَ مِنْ السُّلْطَانِ شِبْرًا فَمَاتَ عَلَيْهِ إِلَّا مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً</span><span dir="ltr"></span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>“Barangsiapa membenci sesuatu yang ada pada pemimpinnya, hendaklah ia bersabar.<span>  </span>Sebab, tak seorangpun boleh memisahkan diri dari jama’ah, sekalipun hanya sejengkal, kemudian dia mati, maka matinya adalah seperti mati jahiliyyah.”</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Bukhari]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Hadits-hadits di atas merupakan hujjah<span>  </span>yang sangat jelas atas wajibnya seorang muslim mentaati penguasa meskipun ia terkenal fasik dan dzalim.<span>  </span>Bahkan di dalam riwayat-riwayat lain, Rasulullah saw telah memberikan penegasan (ta’kid) agar kaum muslim tetap mentaati penguasa dalam kondisi apapun.<span>  </span></span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Muslim telah meriwayatkan sebuah hadits dari Nafi’, dari ‘Abdullah bin ‘Umar, bahwa Rasulullah saw bersabda, “<span>  </span></span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">مَنْ خَلَعَ يَدًا مِنْ طَاعَةٍ لَقِيَ اللَّهَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا حُجَّةَ لَهُ وَمَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً </span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>                   </span></span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Barangsiapa melepaskan ketaatan, niscaya ia akan menjumpai Allah kelak di hari kiamat, tanpa memiliki hujjah.<span>   </span>Siapa saja yang mati sedangkan di pundaknya tidak ada bai’at, maka matinya adalah seperti mati jahiliyyah.”</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Muslim]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Hakim juga mengetengahkan sebuah hadits dari Ibnu ‘Umar ra, bahwasanya Nabi saw bersabda:</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>                   </span>“</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Siapa saja yang keluar dari jama’ah sejengkal saja, maka sesungguhnya ia telah melepaskan ikatan Islam dari pundaknya, sehingga ia menyambungkannya kembali.<span>  </span>Siapa saja yang mati sedangkan di pundaknya tidak ada (ketaatan) kepada imam suatu jama’ah, maka matinya adalah seperti mati jahiliyyah.”</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Hakim]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Hadits-hadits ini merupakan penegasan dari Rasulullah saw mengenai wajibnya seorang muslim mentaati penguasa dalam kondisi dan perkara apapun.<span>  </span>Bahkan, hadits-hadits ini adalah dalil yang paling sharih atas haramnya melepaskan ketaatan kepada penguasa.<span>   </span>Ketidaktaatan kepada penguasa, meskipun penguasa itu fasik dan dzalim adalah tindak keharaman.<span>  </span>Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari ‘Abdullah bin ‘Umar, bahwasanya Rasulullah saw bersabda:</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>                   </span></span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Siapa saja yang mengangkat senjata (untuk memerangi kami), bukanlah tergolong umat kami.</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”[HR. Bukhari]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Nash ini menunjukkan bahwa, seorang muslim diharamkan merebut kekuasaan dari seorang penguasa, kecuali jika telah tampak kekufuran yang nyata.<span>   </span></span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Di dalam riwayat-riwayat lain dituturkan tentang haramnya seorang muslim<span>  </span>merebut kekuasaan dari penguasa, sekalipun mereka melakukan kemungkaran.<span>  </span>Imam Muslim menuturkan sebuah riwayat dari Ummu Salamah, bahwasanya Rasulullah saw telah bersabda:</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><span style="font-size:18pt;color:#003300;font-family:'Traditional Arabic';">سَتَكُونُ أُمَرَاءُ فَتَعْرِفُونَ وَتُنْكِرُونَ فَمَنْ عَرَفَ بَرِئَ وَمَنْ أَنْكَرَ سَلِمَ وَلَكِنْ مَنْ رَضِيَ وَتَابَعَ قَالُوا أَفَلَا نُقَاتِلُهُمْ قَالَ لَا مَا صَلَّوْا</span><span dir="ltr"></span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>&#8220;</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Akan datang<span>  </span>para penguasa, lalu kalian akan mengetahui kemakrufan dan kemungkarannya, maka siapa saja yang membencinya akan bebas (dari dosa), dan siapa<span>  </span>saja yang mengingkarinya dia akan selamat, tapi siapa saja yang rela dan mengikutinya (dia akan celaka)&#8221;. Para shahabat bertanya, &#8220;Tidaklah kita perangi mereka?&#8221; Beliau bersabda, &#8220;Tidak, selama mereka masih menegakkan sholat&#8221; Jawab Rasul.” </span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Imam Muslim]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Dalam hadits &#8216;Auf bin Malik yang diriwayatkan Imam Muslim diceritakan: &#8220;Ditanyakan,”Ya Rasulullah, mengapa kita tidak memerangi mereka dengan pedang?!&#8217; Lalu dijawab, &#8216;Jangan, selama di tengah kalian masih ditegakkan shalat.” [HR. Imam Muslim]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dalam riwayat lain, mereka berkata:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Kami bertanya, &#8216;Ya Rasulullah, mengapa kita tidak mengumumkan perang terhadap mereka ketika itu?!&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Tidak, selama di tengah kalian masih ditegakkan shalat.”</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari &#8216;Ubadah bin Shamit, bahwasanya dia berkata:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Nabi SAW mengundang kami, lalu kami mengucapkan baiat kepada beliau dalam segala sesuatu yang diwajibkan kepada kami bahwa kami berbaiat kepada beliau untu selalu mendengarkan dan taat [kepada Allah dan Rasul-Nya], baik dalam kesenangan dan kebencian kami, kesulitan dan kemudahan kami dan beliau juga menandaskan kepada kami untuk tidak mencabut suatu urusan dari ahlinya kecuali jika kalian (kita) melihat kekufuran secara nyata [dan] memiliki bukti yang kuat dari Allah.&#8221;</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Bukhari]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Hadits-hadits di atas telah melarang kaum muslim untuk memisahkan diri dari penguasa, merebut kekuasaan, dan memerangi<span>  </span>mereka.<span>   </span>Hadits-hadits ini juga merupakan penegasan atas wajibnya seorang muslim mentaati penguasa, sekalipun mereka fasik, dzalim dan melakukan kemungkaran.<span>  </span></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Akan tetapi, banyak ayat dan hadits yang memerintahkan kaum muslim untuk hanya taat kepada kemakrufan, dan menjauhkan diri dari kemungkaran.<span>   </span>Dalam banyak hadits juga disebutkan tentang bolehnya seorang muslim merebut dan memerangi penguasa, jika mereka telah menampakkan kekufuran yang nyata.<span>  </span>Nash-nash semacam ini merupakan takhshish atas ketaatan kepada penguasa.<span>  </span>Walhasil, ketaatan seorang muslim kepada penguasa bersifat mutlak, kecuali dalam hal-hal yang dikecualikan</span><strong><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Tidak Ada Ketaatan Dalam Kemaksiyatan</span></strong><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Meskipun ketaatan kepada penguasa bersifat mutlak, akan tetapi dalam keadaan tertentu, seorang muslim justru diperintahkan untuk mengingkari dan melepaskan ketaatan kepadanya.<span>   </span>Keadaan yang mengharuskan seorang muslim untuk melepaskan ketaatan kepada penguasa adalah tatkala ia diperintahkan untuk berbuat maksiyat.<span>   </span>Apabila seorang penguasa memerintahkan rakyatnya untuk berbuat maksiyat, maka ia tidak boleh ditaati pada kemaksiyatan itu saja.<span>    </span>Sebab, perintah berbuat maksiyat merupakan pengecualian atas ketaatan kepada penguasa.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Menurut Imam Qurthubiy, pendapat yang benar adalah pendapat pertama dan kedua (penguasa dan ulama).<span>  </span>Maksudnya, beliau berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan “ulil amriy” adalah para penguasa dan ‘ulama.<span>  </span>Sebab, penguasa (pemimpin negara) adalah induk dari kepemimpinan dan hukum.<span>  </span>Diriwayatkan dalam shahihain, dari Ibnu ‘Abbas, bahwasanya ia berkata,”Firman Allah swt [al-Nisaa’:59] diturunkan berkenaan dengan peristiwa Abdullah bin Hudafah bin Qais bin ‘Adiy al-Sahmiy, tatkala ia diutus oleh Rasulullah saw dalam sebuah ekspedisi peperangan (saraya).</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Abu ‘Umar berkata, “Abdullah bin Hudzafah adalah seorang laki-laki yang terkenal suka berkelakar.<span>   </span>Salah satu kelakarnya adalah tatkala Rasulullah saw mengangkatnya menjadi pemimpin sebuah ekspedisi perang, ia memerintahkan pasukannya untuk mengumpulkan kayu bakar, dan menyuruh mereka untuk membuat api unggun.<span>  </span>Tatkala api telah menyala, ia memerintahkan pasukannya untuk mencebur ke dalamnya.<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ia berkata,”Bukankah Rasulullah saw telah memerintahkan kalian untuk mentaatiku? Bukankah Rasulullah saw bersabda, “<em>Barangsiapa mentaati amirku, maka ia telah mentaatiku.</em>”<span>  </span>Mereka menjawab, “Tidaklah kami beriman kepada Allah swt dan mentaati Rasulullah, kecuali agar kami selamat dari api!<span>  </span>Rasulullah saw membenarkan tindakan mereka, dan bersabda, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam maksiyat kepada Allah.”<span>  </span>Allah swt berfirman, “Janganlah kami membunuh dirimu sendiri.” [al-Nisaa’:29].<span>  </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Hadits ini sanadnya shahih dan masyhur.</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar, bahwasanya Rasulullah saw bersabda:</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Mendengarkan dan mentaati seorang muslim adalah wajib, baik dalam hal yang disukai maupun dibenci, selama mereka tidak diperintahkan untuk berbuat maksiyat.<span>  </span>Apabila ia berbuat maksiyat, maka ia tidak boleh didengarkan dan ditaati.”</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Muslim]</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Maksud dari hadits ini adalah, jika seorang penguasa memerintah anda untuk berbuat maksiyat, bukan ia sendiri yang mengerjakan maksiyat.<span>    </span>Bila seorang penguasa berbuat maksiyat di depan anda, sementara ia tidak memerintahkan anda untuk berbuat maksiyat, maka ia tetap harus ditaati.<span>  </span></span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dalam riwayat Imam Muslim dituturkan, bahwa Auf bin Malik berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda:</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah para pemimpin yang kalian cintai dan merekapun mencintai kalian, mereka mendoakan kalian dan kalian juga mendoakan mereka.<span>  </span>Sedangkan seburuk-buruk para pemimpin adalah mereka yang kalian benci, dan merekapun membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka juga melaknat kalian.<span>  </span>Lantas, ditanyakan kepada Rasulullah saw, “Wahai Rasulullah tidakkah kita perangi saja mereka itu?<span>  </span>Beliau menjawab, “Jangan, selama mereka masih menegakkan sholat (hukum Islam) di tengah-tengah kalian.”</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[HR. Muslim]</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dalam hadits Ummu Salamah yang diriwayatkan Imam Muslim dituturkan: &#8220;Para sahabat bertanya, &#8216;Mengapa kita tidak memerangi mereka dengan pedang?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Jangan, selama mereka masih shalat.&#8221; </span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dalam riwayat lain, hadits itu berbunyi:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Mengapa kita tidak memerangi mereka, Ya Rasulullah?!&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Jangan, selama mereka masih menegakkan shalat.&#8217;&#8221; Dalam riwayat lain, mereka berkata, &#8220;Kami bertanya, &#8216;Ya Rasulullah, mengapa kita tidak mengumumkan perang terhadap mereka ketika itu?!&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Tidak, selama di tengah kalian masih ditegakkan shalat.&#8217;</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">&#8221; </span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dalam riwayat Bukhari dari &#8216;Ubadah bin Shamit diceritakan bahwa dia berkata:</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;Nabi SAW mengundang kami, lalu kami mengucapkan baiat kepada beliau dalam segala sesuatu yang diwajibkan kepada kami bahwa kami berbaiat kepada beliau untuk selalu mendengarkan dan taat [kepada Allah dan Rasul-Nya], baik dalam kesenangan dan kebencian kami, kesulitan dan kemudahan kami dan beliau juga menandaskan kepada kami untuk tidak mencabut suatu urusan dari ahlinya kecuali jika kalian (kita) melihat kekufuran secara nyata [dan] memiliki bukti yang kuat dari Allah</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.&#8221;</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Muslim meriwayatkan dari Ummu Salamah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:</span><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;</span><em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Akan datang<span>  </span>para amir, lalu kalian akan mengetahui kemakrufan dan kemungkaran- nya, maka siapa saja yang membencinya akan bebas, dan siapa<span>  </span>saja yang mengingkarinya dia akan selamat, tapi siapa saja yang rela dan mengikutinya (dia akan celaka)&#8221;. Mereka bertanya, &#8220;Tidaklah kita akan memerangi mereka?&#8221; Beliau bersabda, &#8220;Tidak, selama mereka masih menegakkan sholat&#8221; Jawab Rasul.</span></em><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span><span>         </span>Dalam riwayat lain dituturkan, &#8220;</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Barangsiapa membencinya, maka dia akan bebas. Dan barangsiapa mengingkarinya, maka dia akan selamat. Akan tetapi, barangsiapa ridha dan mengikutinya (dia akan celaka</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.&#8221; Riwayat ini menafsiri riwayat sebelumnya, yakni, sabdanya yang berbunyi, &#8220;</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Barangsiapa yang membencinya, maka dia akan bebas</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">&#8220;. </span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Nawawi dalam mensyarahi hadits ini mengatakan: &#8220;Maknanya, dan Allah lebih tahu, adalah barangsiapa mengetahui kemungkaran dan tidak larut kepadanya, maka dibuatkan jalan untuknya bebas dari dosa dan sanksi-sanksinya, dengan catatan, dia mengubahnya dengan tangan atau lidahnya. Jika tidak mampu, maka dengan hatinya. Sabdanya: barangsiapa mengingkarinya, dia akan selamat yakni barang siapa tidak mampu untuk mengubah dengan tangan dan lisannya, kemudian mengingkari dan membenci hal itu dengan hatinya, maka dia akan selamat dari persekutuan mereka dalam dosa. Akan tetapi, barangsiapa ridha dan mengikutinya, yakni hatinya ridha dengan perbuatan mereka,<span>  </span>dan perilakunya mengikuti perbuatan mereka, maka dia tidak bebas dan tidak selamat.&#8221;</span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><strong>Pendapat ‘Ulama Mengenai Ketaatan Kepada Penguasa</strong></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Hasan al-Bashriy pernah berkata tentang para penguasa,”Mereka menguasai lima urusan kita: menegakkan sholat Jum’at, jama’ah, sholat ied, melindungi dari musuh, dan memberlakukan hudud.<span>  </span>Demi Allah, agama ini tidak akan pernah tegak tanpa mereka, meskipun mereka berbuat maksiyat dan dzalim.<span>  </span>Demi Allah, kebaikan yang diberikan Allah lantaran mereka, lebih besar daripada kerusakan yang ditimbulkan oleh mereka (para penguasa).<span>  </span>Mentaati mereka, demi Allah adalah kewajiban, sedangkan memisahkan diri dari mereka adalah kekufuran.”</span><a name="_ftnref4" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn4" title="_ftnref4"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[4]</span></span></span></span></span></a><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Ibnu Hanbal berkata, “</span><em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Para fuqaha Baghdad telah sepakat untuk berkirim surat kepada Abu ‘Abdillah, yakni Imam Ahmad bin Hanbal.<span>   </span>Mereka berkata kepada beliau, “Sungguh keadaan sekarang telah kacau dan menyimpang –yang mereka maksud adalah tersebarnya pendapat yang menyatakan bahwa al-Quran adalah makhluk, dan sebagainya&#8211;, dan kami tidak meridloi kepemimpinannya serta kekuasaannya.<span>   </span>Imam Ahmad memandangi mereka dan berkata, “Anda semua wajib mengingkarinya dalam hati anda.<span>  </span>Namun, janganlah anda sekalian melepaskan ketaatan kepadanya, dan janganlah memecah belah urusan kaum muslim, dan janganlah anda menumpahkan darah anda dan darah kaum muslim bersama anda.<span>   </span>Kajilah dengan teliti akibat dari tindakan anda, dan bersabarlah hingga Allah swt mengembalikan ketenangan dan melenyapkan orang-orang yang fajir.<span>  </span>Beliau berkata lagi, “Ini bukan berarti –yakni mencabut ketaatan dari penguasa &#8212; adalah tindakan yang benar.<span>  </span>Sebab. hal ini bertentangan dengan atsaar (perilaku para shahabat).</span></em><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">”</span><a name="_ftnref5" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn5" title="_ftnref5"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[5]</span></span></span></span></span></a><span style="font-weight:normal;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Sahal bin ‘Abdullah al-Tustariy berkata, “</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Taatilah kepala negara pada tujuh perkara; penetapan dirham dan dinar, ukuran dan timbangan, hukum-hukum, haji, sholat Jum’at, dua Hari Raya, dan jihad</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.” Sahal bin ‘Abdullah melanjutkan, “</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Jika pemimpin negara melarang seorang ‘alim berfatwa, maka ia tidak boleh berfatwa. Jika, sang alim tetap saja memberikan fatwa, maka ia telah berbuat maksiyat, meskipun kepala negara itu fajir (suka berbuat dosa</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">)..”</span><a name="_ftnref6" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn6" title="_ftnref6"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[6]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Ibnu Khuwaiz Mindad berkata, “</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Ketaatan kepada pemimpin negara hanyalah wajib pada perkara-perkara yang di dalamnya mengandung ketaatan.<span>  </span>Tidak ada ketaatan dalam maksiyat kepada Allah swt.<span>  </span>Atas dasar itu, kami menyatakan, “Para wali (penguasa daerah) di masa kami tidak boleh ditaati, dibantu, dan dimulyakan (jika mereka melakukan maksiyat).<span>  </span>Akan tetapi wajib berperang bersamanya, tatkala mereka memerintahkan perang.<span>  </span>Keputusannya harus dijalankan, termasuk penunjukkannya terhadap<span>  </span>imam sholat dan urusan hisbah (pengaturan urusan masyarakat).<span>  </span>Ini adalah sikap yang telah ditetapkan<span>  </span>oleh syariat.<span>  </span>Jika pemimpin-pemimpin fasik –karena banyak berbuat maksiyat&#8211; shalat bersama kita, maka kita boleh sholat bersama mereka.<span>  </span>Akan tetapi, jika ia fasik karena banyak berbuat bid’ah, maka tidak boleh sholat bersama mereka.<span>  </span>Namun, jika mereka mengancam, maka sholat bersama mereka diperbolehkan untuk taqiyyah (pengelabuan), tapi sholatnya harus diulangi lagi</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">. ”</span><a name="_ftnref7" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn7" title="_ftnref7"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[7]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span>‘Ali bin Abi Thalib berkata, “</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Seorang imam wajib memerintah dengan adil dan menunaikan amanat.<span>  </span>Jika ia mengerjakannya, maka kaum muslim wajib mentaatinya.<span>  </span>Sebab, Allah swt memerintahkan kita untuk menunaikan amanah dan berlaku adil, kemudian Ia memerintahkan untuk mentaati pemimpin</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">. “</span><a name="_ftnref8" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn8" title="_ftnref8"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[8]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Ketika menafsirkan surat al-Nisa’:59, Imam Nasafiy, dalam kitab tafsirnya (Tafsir Nasafiy) menyatakan: </span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Ayat menunjukkan bahwa taat kepada para pemimpin adalah wajib, jika mereka sejalan dengan kebenaran.<span>  </span></span></em><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Apabila ia berpaling dari kebenaran, maka tidak ada ketaatan bagi mereka.<span>  </span>Ketetapan semacam ini didasarkan pada sabda Rasulullah saw, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiyatan kepada Allah.”[HR. Ahmad].<span>  </span>Dituturkan bahwa, Maslamah bin Abdul Malik bin Marwan berkata kepada Abu Hazim,” Bukankah engkau diperintahkan untuk mentaati kami, sebagaimana firman Allah, “dan taatlah kepada ulil amri diantara kalian..”<span>  </span>Ibnu Hazim menjawab, “Bukankah ketaatan akan tercabut dari anda, jika anda menyelisihi kebenaran, berdasarkan firman Allah, “jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah, yakni kepada<span>  </span>dan kepada Rasul pada saat beliau masih hidup, dan kepada hadits-hadits Rasul setelah beliau saw wafat.</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">.”</span><a name="_ftnref9" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn9" title="_ftnref9"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[9]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Pendapat senada juga dikemukakan oleh al-Hafidz al-Suyuthi dalam kitab Tafsirnya,Durr al-Mantsuur, Imam Syaukani dalam Fath al-Qadir, dan serta kalangan mufassir lainnya.</span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Ibnu al-‘Arabiy, dalam kitab Ahkaam al-Quran, menyatakan:</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“Kemudian mereka diperintahkan untuk mentaati pemimpin (ulil amri) yang telah diperintahkan oleh Rasulullah.<span>  </span>Ketaatan kepada mereka bukanlah ketaatan mutlak, akan tetapi yang dikecualikan dalam hal ketaatan dan apa yang diwajibkan kepada mereka….&#8221;</span></em><a name="_ftnref10" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn10" title="_ftnref10"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[10]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Dalam kitab </span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Minhaaj al-Sunnah</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">, Syaikhul Islam, Ibnu Taimiyyah berkata:</span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“</span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Sesungguhnya, Nabi saw telah memerintahkan untuk taat kepada imam (pemimpin) legal yang memiliki kekuasaan, dan mampu mengatur urusan masyarakat.<span>  </span>Tidak ada ketaatan bagi pemimpin yang tidak dikenal dan tidak legal.<span>  </span>Tidak ada ketaatan bagi orang yang tidak memiliki kekuasaan dan tidak memiliki kemampuan apapun, secara asal.</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">“<a name="_ftnref11" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn11" title="_ftnref11"><span class="MsoFootnoteReference"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:12pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[11]</span></span></span></span></a> </span><font face="Times New Roman"> </font><br />
<font face="Times New Roman"></p>
<hr SIZE="1" width="33%" align="right" /></font></p>
<p><a name="_ftn1" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref1" title="_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[1]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> Lihat dan bandingkan denganQadliy Al-Nabhani, <em>al-Syakhshiyyah al-Islaamiyyah</em>, juz II, hal. 137</font></span></p>
<p><a name="_ftn2" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref2" title="_ftn2"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[2]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> ibid. hal. 137</font></span></p>
<p><a name="_ftn3" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref3" title="_ftn3"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[3]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> ibid. hal. 137</font></span></p>
<p><a name="_ftn4" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref4" title="_ftn4"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[4]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> Ibnu Jauziy, <em>Aadaab al-Hasan al-Bashriy, hal 121; Jaami’ al-‘Uluum al-Hikam, juz II/117</em></font></span></p>
<p><a name="_ftn5" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref5" title="_ftn5"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[5]</span></span></span></span></span></a><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> Ibnu Muflih, al-Aadaab al-Syar’iyyah, juz I/195-196</font></span></p>
<p><a name="_ftn6" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref6" title="_ftn6"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[6]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> Imam Qurthubiy, <em>Tafsir Qurthubiy, </em>surat al-Nisaa’:59</span></p>
<p><a name="_ftn7" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref7" title="_ftn7"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[7]</span></span></span></span></span></a><font size="2"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Qurthubiy, <em>Tafsir Qurthubiy, surat al-Nisaa’:59</em></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span></font></p>
<p><a name="_ftn8" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref8" title="_ftn8"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[8]</span></span></span></span></span></a><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> Imam Qurthubiy, <em>Tafsir Qurthubiy, </em>surat al-Nisaa’:59</span></p>
<p><a name="_ftn9" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref9" title="_ftn9"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[9]</span></span></span></span></span></a><font size="2"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Imam Nasafiy, Tafsir Nasafiy, surat al-Nisaa’:59</span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span></font></p>
<p><a name="_ftn10" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref10" title="_ftn10"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[10]</span></span></span></span></span></a><font size="2"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Ibnu al-‘Arabiy, <em>Ahkaam al-Quran, tafsir surat al-Nisaa’:59</em></span><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span></font></p>
<p><a name="_ftn11" href="http://nahdhah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftnref11" title="_ftn11"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"><span><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size:10pt;color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">[11]</span></span></span></span></span></a><font size="2"><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"> </span><em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">Minhaaj al-Sunnah</span></em><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';">, juz 1/115</span></font><span style="color:#003300;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=8&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/26/kewajiban-mentaati-penguasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAFIR “KONTEMPORER”</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/kafir-%e2%80%9ckontemporer%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/kafir-%e2%80%9ckontemporer%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 15:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA['Aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/kafir-%e2%80%9ckontemporer%e2%80%9d/</guid>
		<description><![CDATA[Secara literal, al-kufr (kekafiran) bermakna dladd al-imaan (lawan dari keimanan).  Kata kufr juga bermakna juhud al-ni’mah (ingkari terhadap nikmat), atau lawan dari al-syukr (syukur).  Allah swt berfirman, artinya,”Innaa bi kulli kaafiruun” [Sesungguhnya kami tidak mempercayai masing-masing mereka itu.”(28:48)]. Arti dari “kaafiruun” pada ayat ini adalah jaahiduun (orang-orang yang ingkar). [Imam Abu Bakr al-Raaziy, Mukhtaar al-Shihaah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=6&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Trebuchet MS"><span>Secara literal, <em>al-kufr </em>(kekafiran) bermakna <em>dladd al-imaan</em> (lawan dari keimanan).<span>  </span>Kata kufr juga bermakna <em>juhud al-ni’mah (ingkari terhadap nikmat), </em>atau lawan dari <em>al-syukr (syukur).<span>  </span></em>Allah swt berfirman, artinya,”<em>Innaa bi kulli kaafiruun” [Sesungguhnya kami tidak mempercayai masing-masing mereka itu.”(28:48)]. </em>Arti dari “<em>kaafiruun</em>” pada ayat ini adalah <em>jaahiduun </em>(orang-orang yang ingkar). [</span><strong>Imam Abu Bakr al-Raaziy</strong><span>, <em>Mukhtaar al-Shihaah</em>, bab kafar]<span>    </span></span></font><span><font face="Trebuchet MS"><span id="more-6"></span>Pada asalnya, semua hal yang menutupi sesuatu yang lain disebut dengan kekafiran.<span>  </span>Sebab, al-kufr juga bermakna “<em>al-lail al-mudzlim</em>” (malam yang gelap gulita). Ibnu Sakiit menyatakan: “<em>Kekafiran yang melekat pada diri seseorang disebabkan karena “ni’mat” Allah swt telah tertutup pada diri mereka.”</em></font></span><font face="Trebuchet MS"><span>Secara syar’iy, <em>al-kufr </em>juga bermakna lawan dari keimanan.<span>  </span></span><span>Keimanan sendiri didefinisikan oleh banyak ‘ulama sebagai berikut:</span></font><font face="Trebuchet MS"><span>Imam al-Nasafiy, berpendapat, <em>&#8220;</em>Î<em>man adalah pembenaran hati sampai pada tingkat kepastian dan ketundukan.&#8221;</em> [</span><strong><span>Imam al-Nasafiy</span></strong><span>, Al-<em>'Aqâid</em> al-<em>Nasafiyyah</em>, hal. 27-43]</span></font><font face="Trebuchet MS"><span>Imam Ibnu Katsir menjelaskan,&#8221;Î<em>man yang telah ditentukan oleh syara&#8217; dan diserukan kepada kaum muslim</em>î<em>n adalah berupa i’tiq</em>â<em>d (keyakinan), ucapan, dan perbuatan. </em>Inilah pendapat sebagian besar Imam-imam madzhab. Bahkan, Imam Syafi&#8217;iy, Ahmad bin Hanbal,dan Abu Ubaidah menyatakan, pengertian ini sudah menjadi suatu ijma&#8217;. (kesepakatan)&#8221;. [</span><strong><span>Ibnu Katsîr</span></strong><span>, <em>Tafsir Ibnu Kats</em>î<em>r</em>, jilid.I, hal. 40] </span></font><font face="Trebuchet MS"><span>Imam Nawawi menyatakan, <em>&#8220;Ahli Sunnah dari kalangan ahli hadits, para fuqaha, dan ahli kalam, telah sepakat bahwa seseorang dikategorikan muslim apabila orang tersebut tergolong sebagai ahli kiblat (melakukan sholat). Ia tidak kekal di dalam neraka. Ini tidak akan didapati kecuali setelah orang itu mengimani dienul Isl</em>â<em>m di dalamnya hatinya, secara pasti tanpa keraguan sedikitpun, dan ia mengucapkan dua kalimat syahadat.&#8221;</em>[ </span><strong><span>Imam Nawawi</span></strong><em><span>, Syarah Shahih Muslim</span></em><span>, jilid I, hal. 49]</span></font><font face="Trebuchet MS"><span>Berdasarkan definisi di atas, “<em>kufr</em>” lebih berhubungan dengan “perbuatan hati” (I’tiqad).<span>   </span>Seseorang yang mengingkari Allah swt, ayat-ayat Allah dan risalah Mohammad saw secara pasti ia telah kafir.<span>   </span>Allah swt berfirman, artinya, “<em>Sesungguhnya orang-orang kafir itu, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak beriman.”[2:6] </em>Ali Al-Shabuniy menafsirkan ayat tersebut sebagai berikut:”<em>Orang-orang kafir adalah orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan mendustakan risalah Mohammad saw.”</em><span>[</span></span><strong>Ali-al-Shabuniy</strong><em><span>, Shafwaat al-Tafaasir, </span></em><span>juz I, hal.22]</span></font><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';">Muslim yang melanggar aturan Allah namun tidak disertai dengan i’tiqad (keyakinan) maka dirinya tidak terjatuh kepada kekafiran.<span>   </span></span><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';">Namun, apabila pelanggarannya disertai dengan keyakinan, maka dirinya telah terjatuh dalam kekafiran.<span>   </span>Sebagian ‘ulama –misalnya Imam Malik—menyatakan, bahwa orang yang meninggalkan sholat secara sengaja, maka ia telah terjatuh kepada kekafiran.<span>  </span>Sedangkan Imam Syafi’iy berpendapat, bahwa orang yang meninggalkan sholat tidak secara otomatis keluar dari Islam (kafir).<span>  </span>Jika, tindakan meninggalkan sholat tersebut disertai dengan keyakinan bahwa sholat lima waktu itu tidak wajib, maka, orang semacam ini telah terjatuh ke dalam kekafiran.<span>  </span>Akan tetapi, jika tindakannya tidak disertai keyakinan, maka ia tidak terjatuh kepada kekafiran, namun hanya disebut maksiyat.<span>  </span></span><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';">Seseorang bisa terjatuh ke dalam kekafiran, jika : (1) mengingkari pokok-pokok keimanan; yakni ingkar terhadap eksistensi Allah, ayat-ayat Allah (sebagian maupun keseluruhan), dan kenabian Mohammad saw.<span>   </span>(2) melanggar perkara-perkara qath’iy yang sudah ditetapkan di dalam Al-Quran dan sunnah, dan dibarengi dengan sebuah keyakinan bahwa ia tidak berdosa tatkala mengerjakan perbuatan tersebut.<span></span></span><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';">Betapa banyak orang yang mengaku muslim menyatakan dengan enteng, semua agama adalah benar; syari’at Islam sudah ketinggalan zaman dan hanya cocok diberlakukan kepada hewan ternak.<span>   </span>Sebagian yang lain menyatakan </span><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';">N</span><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';">abi Mohammad saw bias gender.<span>   </span>Menerapkan Islam sama dengan romantisme sejarah, dan masih banyak lagi lontaran-lontaran yang ditujukan untuk menikam Islam dan kaum muslim.<span>   </span>Jikalau lontaran-lontaran semacam ini dibarengi dengan niat untuk menyakiti dan menginjak-injak kesucian Islam, tidak diragukan lagi bahwa mereka telah keluar dari Islam.</span><span style="color:black;font-family:'Trebuchet MS';"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=6&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/kafir-%e2%80%9ckontemporer%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REFLEKSI RASA SYUKUR</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/refleksi-rasa-syukur/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/refleksi-rasa-syukur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 15:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nafsiyah islamiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/refleksi-rasa-syukur/</guid>
		<description><![CDATA[Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah merupakan salah satu kewajiban seorang muslim.   Seorang hamba yang tidak pernah bersyukur kepada Allah, alias kufur nikmat, sejatinya adalah orang-orang sombong yang pantas dimasukkan ke nerakanya Allah swt.  Allah swt telah memerintahkan hamba-hambaNya untuk mengingat dan bersyukur atas nikmat-nikmatNya.   Allah swt berfirman, artinya:            “Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=5&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah merupakan salah satu kewajiban seorang muslim.<span>   </span>Seorang hamba yang tidak pernah bersyukur kepada Allah, alias kufur nikmat, sejatinya adalah orang-orang sombong yang pantas dimasukkan ke nerakanya Allah swt.<span>  </span>Allah swt telah memerintahkan hamba-hambaNya untuk mengingat dan bersyukur atas nikmat-nikmatNya.<span>   </span>Allah swt berfirman, artinya:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></p>
<p style="text-indent:0;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyTextIndent"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“<em>Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu.”</em>[al-Baqarah:152]</span></p>
<p><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span id="more-5"></span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Imam Baidlawiy, dalam Tafsir al-Baidlawiy menafsirkan ayat di atas sebagai berikut;</span><span style="font-size:18pt;font-family:'Traditional Arabic';">فاذكروني بالطاعة أذكركم بالثواب واشكروا لي ما أنعمت به عليكم ولا تكفرون بجحد النعم وعصيان الأمر</span><span dir="ltr"></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span dir="ltr"></span>&#8220;<em>Ingatlah kalian kepadaKu dengan taat, niscaya Aku akan mengingat kalian dengan pahala.<span>  </span>Bersyukurlah kalian kepadaku atas ni&#8217;mat yang telah Aku berikan kepadamu, janganlah kalian mengingkarinya dengan ingkar terhadap nikmat dan maksiyat terhadap perintah.&#8221;</em>[Imam al-Baidlawiy, <em>Tafsir al-Baidlawiy, </em>juz 1/429]</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Ali Ashshabuni dalam <em>Shafwaat al-Tafaasir </em>menyatakan, “<em>Ingatlah kalian kepadaKu dengan ibadah dan taat, niscaya Aku akan mengingat kalian dengan cara memberi pahala dan ampunan.<span>  </span>Sedangkan firman Allah swt,” bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu”, bermakna: “Bersyukurlah kalian atas nikmat-nikmat yang telah Aku berikan kepadamu dan jangan mengingkarinya dengan melakukan dosa dan maksiyat.<span>   </span>Telah diriwayatkan bahwa Nabi Musa as pernah bertanya kepada Tuhannya:”Ya Rabb, bagaimana saya bersyukur kepada Engkau?<span>  </span>Rabbnya menjawab:”Ingatlah Aku dan janganlah kamu lupakan Aku.<span>  </span>Jika kamu mengingat Aku sungguh kamu telah bersyukur kepadaKu. Namun, jika kamu melupakan Aku, kamu telah mengingkari nikmatKu”.[Mukhtashar Tafsir Ibnu I/142]</em></span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Di ayat yang lain Allah swt menyatakan, artinya:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span>“<em>Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepadaNya kamu menyembah.”[al-Baqarah:172]</em></span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">‘Ulama-‘ulama tafsir menafsirkan ayat ini sebagai berikut: “<em>jika kalian benar-benar menyembah kepadaNya, bersyukurlah kalian atas nikmat-nikmatNya yang tidak bisa dihitung itu dengan ibadah dan janganlah menyembah selain diriNya.”</em>[Ali Al-Shabuniy, <em>Shafwat at-Tafaasir, </em>juz 1/114]</span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Atas dasar itu, bersyukur atas nikmat Allah merupakan kewajiban seorang muslim.<span>   </span>Namun, seorang muslim harus memahami bagaimana cara merefleksikan rasa syukur secara benar.<span>  </span>Betapa banyak orang merefleksikan rasa syukurnya dengan cara-cara yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syukur itu sendiri.<span>   </span>Misalnya, ada orang yang mewujudkan rasa syukurnya dengan cara mabuk-mabukkan, pesta pora, pergi ke tempat-tempat maksiyat, bernyanyi-nyanyi hingga melupakan kewajibannya, dan seterusnya.<span>   </span>Adapula yang merefleksikan rasa syukurnya dengan cara menyediakan sesaji dan persembahan kepada pohon dan tempat-tempat keramat.<span>    </span>Refleksi syukur seperti ini jelas-jelas bertentangan dengan prinsip Islam.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Untuk itu, para ulama telah menggariskan tata cara bersyukur yang benar.<span>  </span><strong>Imam Ibnu Katsir</strong> menyatakan bahwa syukur harus direfleksikan dengan cara beribadah dan memupuk ketaatan kepada Allah swt dan meninggalkan maksiyat.<span>   </span>Pendapat senada juga dikemukakan oleh Imam ‘Ali Al-Shabuni.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ibadah dan taat kepada Allah swt serta meninggalkan larangan-larangan Allah merupakan perwujudan rasa syukur yang sebenarnya.<span>    </span>Seorang yang selalu taat kepada Allah swt, menjalan seluruh aturan-aturanNya dan sunnah Nabinya pada hakekatnya ia adalah orang-orang yang senantiasa bersyukur kepada Allah swt.<span>   </span>Sebaliknya, setiap orang yang menampik dan menolak dengan keras syari’at Islam, tunduk dan patuh kepada aturan-aturan kufur, termasuk orang-orang yang ingkar terhadap nikmat yang diberikan Allah kepada mereka.<span>   </span></span><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Allah swt telah menyatakan dengan sangat jelas bahwa, orang-orang yang mau bersyukur atas nikmat yang diberikanNya sangatlah sedikit.<span>  </span>Kebanyakan manusia ingkar terhadap nikmat yang diberikan Allah kepada mereka.<span>   </span>Allah swt berfirman, artinya:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span> </span>“<em>Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas umat manusia, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukurinya.”[Yunus:60]</em></span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></em><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">“<em>Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka sedangkan mereka beribu-ribu jumlahnya karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka,”Matilah kamu, kemudian Allah menghidupkan mereka.<span>  </span>Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.”[al-Baqarah:243]</em></span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ayat-ayat di atas menunjukkan dengan jelas bahwa, kebanyakan manusia tidak mau bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepada mereka.<span>   </span>Tatkala mendapatkan kenikmatan mereka sering melupakan Allah swt.<span>  </span>Akan tetapi, tatkala mendapatkan kesusahan mereka mereka ingat dan bersyukur kepada Allah.<span>   </span>Namun, setelah terlepas dari penderitaan mereka kembali ingkar kepada Allah swt.<span>   </span>Allah telah menyatakan dengan sangat jelas:</span><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span><em><span><font face="Times New Roman"> </font></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>“</span><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut yang kamu berdo’a kepadaNya dengan berendah diri dengan suara yang lembut (dengan mengetakan):”Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari bencana ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur.”<span>   </span>Katakanlah:”Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukanNya.”[al-An’aam:63-64]</span></em><em><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span></span></em><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Ketika manusia ditimpa dengan berbagai macam kesusahan mereka segara berdoa dan berjanji untuk bersyukur kepada Allah jika bencana itu dilepaskan dari mereka.<span>  </span>Akan tetapi, ketika Allah menghindarkan mereka dari bencana mereka lupa bersyukur bahkan kembali mempersekutukan Allah swt.<span>   </span>Betapa banyak orang menangis, meratap dan merengek-rengek meminta kepada Allah swt agar dihindarkan dari kesusahan hidup; mulai kelaparan, kekeringan, bencana alam dan lain-lain.<span>  </span>Mereka rela berpayah-payah memohon kepada Allah dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati.<span>  </span>Akan tetapi, ketika Allah menghindarkan mereka dari kesusahan mereka kembali menerapkan aturan-aturan kufur, bahkan menandingi aturan-aturan Allah swt.<span>   </span>Bukankah hal ini termasuk telah menyekutukan Allah swt?<span>    </span>Bukankah refleksi syukur sebenarnya harus diwujudkan dalam bentuk menerapkan syari’at Islam dan selalu berdzikir kepada Allah swt?<span>  </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=5&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/refleksi-rasa-syukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HAKEKAT CINTA KEPADA ALLAH</title>
		<link>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/hakekat-cinta-kepada-allah-2/</link>
		<comments>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/hakekat-cinta-kepada-allah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 15:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pengasuh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nafsiyah islamiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/hakekat-cinta-kepada-allah-2/</guid>
		<description><![CDATA[Alangkah bahagianya jika seseorang berhasil meraih dan menggapai cinta Allah swt. Sebab, bila seseorang berhasil mendapatkan cinta Allah, maka hidupnya akan dituntun dan dibimbing oleh Allah swt. Allah akan membimbing penglihatannya tatkala dirinya melihat; Allah akan membimbing pendengarannya, manakala ia mendengarkan.  Sebaliknya,  betapa menyakitkan bila kita merasa mencintai dan dicintai oleh Allah, akan tetapi cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=3&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText2"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Alangkah bahagianya jika seseorang berhasil meraih dan menggapai cinta Allah swt. Sebab, bila seseorang berhasil mendapatkan cinta Allah, maka hidupnya akan dituntun dan dibimbing oleh Allah swt. Allah akan membimbing penglihatannya tatkala dirinya melihat; Allah akan membimbing pendengarannya, manakala ia mendengarkan.<span>  </span>Sebaliknya,<span>  </span>betapa menyakitkan bila kita merasa mencintai dan dicintai oleh Allah, akan tetapi cinta kita hanya bertepuk sebelah tangan.<span>  </span>Kita merasa mendapatkan kecintaan Allah, akan tetapi sebenarnya kita tidak pernah mendapatkan kecintaan dari Allah swt.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText2"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span id="more-3"></span>Betapa banyak orang sibuk mengerjakan perbuatan-perbuatan tertentu untuk mendapatkan kecintaan dari Allah swt. Ada diantara manusia yang menyendiri di tengah hutan, jarang makan-minum, bahkan mandi; menjauhi anak-isterinya dan sanak keluarganya. Ia beranggapan bahwa dengan cara ini ia akan mendapatkan kecintaan dari Allah swt.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText2"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Kita juga menyaksikan ada diantara manusia yang melakukan ritual-ritual tertentu untuk mendapatkan kecintaan dari Allah swt.<span>  </span>Ada yang berpuasa tiga hari tiga malam tanpa putus-putus; bahkan ada yang sampai 40 hari 40 malam.<span>  </span>Ada pula yang sibuk membaca kalimat-kalimat dzikir, mengunjungi kuburan para nabi dan wali, membaca riwayat hidup Rasulullah saw, dan sebagainya.</span></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText2"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Akan tetapi, apakah dengan cara-cara seperti itu mereka akan mendapatkan kecintaan dari Allah swt? Lalu, bagaimana cara kita meraih dan menggapai kecintaan dari Allah swt; agar cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan dan tidak hanya sebatas merasa mencintai Allah swt, namun Allah sama sekali tidak mencintai kita.</span></p>
<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText"><span><font face="Trebuchet MS"><span>          </span>Allah swt telah memberikan petunjuk yang sangat jelas, bagaimana cara mendapatkan kecintaanNya.<span>  </span>Allah swt telah berfirman:</font></span></p>
<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText">&nbsp;</p>
<p style="direction:rtl;unicode-bidi:embed;text-align:justify;margin:0;" dir="rtl" class="MsoNormal"><span style="font-size:16pt;font-family:'Traditional Arabic';">قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ</span><strong><span style="font-size:16pt;" dir="ltr"></span></strong></p>
<p style="margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText"><span><font face="Trebuchet MS"><span></span></font></span></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText"><span><font face="Trebuchet MS"><span> </span>“<em>Katakanlah: &#8220;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.&#8221; Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”[Ali Imron:31]</em></font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><em><span style="font-size:11pt;"><span>          </span></span></em><strong><span style="font-size:11pt;">Imam Ibnu Katsir </span></strong><span style="font-size:11pt;">dalam <em>tafsir Ibnu Katsir<strong> </strong></em>menyatakan, “<em>Ayat ini merupakan pembukti, “Siapa saja yang mengaku mencintai Allah swt, namun ia tidak berjalan sesuai dengan jalan yang telah ditetapkan oleh Nabi Mohammad saw, maka orang tersebut hanya berdusta saja. Dirinya diakui benar-benar mencintai Allah, tatkala ia mengikuti ajaran yang dibawa oleh Mohammad saw, baik dalam perkataan, perbuatan, dan persetujuan beliau saw.” Jika teruji bahwa ia benar-benar mencintai Allah, yakni dengan cara menjalankan seluruh ajaran Mohammad saw, maka Allah akan balas mencintai orang tersebut. Rasul saw bersabda:.</em></span></font></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:0;" dir="ltr" class="MsoBodyText3"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><em>“Barangsiapa mengerjakan suatu perbuatan yang tidak kami perintahkan maka perbuatan itu tertolak.”[Muttafaq ‘alaihi]</em></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span><font face="Trebuchet MS"><span><em>          </em></span>Para ahli hikmah telah menyatakan,”<em>Perkara yang hebat bukanlah kamu [merasa] mencintai Allah, akan tetapi, kalian benar-benar dicintai [oleh Allah swt]. </em></font></span></p>
<p style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><strong><span style="font-size:11pt;">Imam Hasan al-Bashriy </span></strong><span style="font-size:11pt;">pernah berkata,” <em>Ada suatu kaum merasa bahwa mereka telah mencintai Allah swt, lalu, Allah swt menguji mereka dengan firmanNya,”Katakanlah: &#8220;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.&#8221; Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”[Ali Imron:31]</em></span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;"><span>          </span></span><strong><span style="font-size:11pt;">Imam Ibnu Abi Hatim </span></strong><span style="font-size:11pt;">meriwayatkan sebuah hadits dari ‘Aisyah ra, bahwa Rasulullah saw pernah bersabda,”<em>Bukankah agama ini adalah cinta dan benci karena Allah swt?</em></span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><em><span style="font-size:11pt;"><span>          </span></span></em><strong><span style="font-size:11pt;">Imam Ibnu Katsir </span></strong><span style="font-size:11pt;">juga menjelaskan, “J<em>ika kalian mengikuti sunnah Rasulullah saw, maka kalian akan mendapatkan keberkahan hidup”. </em></span></font></p>
<p style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;">Atas dasar itu, jika kita hidup sesuai dengan sunnah Rasulullah saw, maka kita pasti akan mendapatkan kecintaan dari Allah swt, dan kita juga pasti akan mendapatkan ampunan dari Allah swt. </span><span style="font-size:11pt;"></span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;"><span>          </span></span><span style="font-size:11pt;">Dari uraian Imam Ibnu Katsir di atas jelaslah bagi kita, jika seseorang ingin meraih dan mendapatkan kecintaan dari Allah swt, kita mesti berbuat dan berperilaku sesuai tuntunan Islam. Jika kita berjalan sesuai dengan ajaran yang dibawa Mohammad saw, tentu kita akan dicintai oleh Allah swt. Sebaliknya, meskipun kita merasa mencintai dan dicintai Allah swt, kita tidak akan mendapatkan kecintaan dari Allah swt, selama tidak berjalan sesuai dengan ajaran Mohammad saw. </span></font></p>
<p style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;">Atas dasar itu, kita tidak boleh membuat tatacara atau ritual tersendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah.<span>  </span>Ajaran ataupun ritual apapun yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah saw tidak mungkin mengantarkan kita untuk meraih cinta Allah swt. Hanya dengan menjalankan ajaran Islam secara konsisten dan konsekuen.<span>  </span>Kita akan mendapat kecintaan dari Allah swt. </span><span style="font-size:11pt;"></span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><font face="Trebuchet MS"><span style="font-size:11pt;"><span>          </span></span><span style="font-size:11pt;">Jelaslah kini, hanya ada satu cara untuk mendapatkan kecintaan dari Allah swt; yaitu, selalu menjaga keimanan dan berperilaku sesuai dengan ajaran yang dibawa oleh Mohammad saw.<span>    </span>Seorang yang mencintai Allah swt akan berusaha dengan segenap tenaga untuk menerapkan aturan-aturan Allah swt, baik yang berhubungan dengan masalah ekonomi, politik, dan sosial budaya.</span></font></p>
<p style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;" dir="ltr" class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;"><font face="Trebuchet MS">Sayangnya,<span>  </span>saat ini kita tidak mampu lagi menerapkan aturan-aturan Allah swt dikarenakan tidak ada institusi yang menjaminnya.<span>  </span>Penerapan syari’at Islam dalam bingkai negara masih jauh di atas kenyataan.<span>   </span>Padahal, penerapan syariat Islam secara utuh dan menyeluruh merupakan bukti kecintaan kita kepada Allah, sekaligus jalan pembuka untuk meraih cinta Allah.<span>  </span>Bagaimana kita bisa merasa dicintai Allah swt sementara itu kita mencampakkan aturan-aturannya dan menerapkan pranata-pranata kufur?<span>   </span>Pastinya, bukan kecintaan yang kita dapat, akan tetapi laknat dan kebencian yang akan kita sandang.<span>   </span><em>Na’udzu billahi min dzaalik</em>.<span>  </span></font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nahdhah.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nahdhah.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nahdhah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nahdhah.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nahdhah.wordpress.com&amp;blog=1787445&amp;post=3&amp;subd=nahdhah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nahdhah.wordpress.com/2007/09/25/hakekat-cinta-kepada-allah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5737941ce34807c2426f1fd5d54f326c?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pengasuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
